Wednesday, February 12, 2020

Curhat Pilu Pria Diceraikan karena Ketahuan Simpan Uang Rahasia untuk Naik Haji

Setiap pasangan tentu berharap pernikahannya akan langgeng hingga maut memisahkan. Sayangnya, hal tersebut tak terjadi dengan pasangan asal Malaysia ini yang dijodohkan dan kemudian memilih untuk bercerai.

Kenyataan pahit dialami oleh pria berusia 35 tahun yang menikahi seorang wanita atas pilihan ibunya. Istrinya menceraikan dirinya setelah ketahuan ia menyimpan uang tabungan secara sembunyi-sembunyi untuk naik haji.


Istrinya adalah wanita berusia 27 tahun dan tidak bekerja. Sepanjang pernikahannya selama dua tahun sejak 2019, pria ini memberikan nafkah berupa uang saku, dengan segala perbelanjaan seperti sewa rumah, tagihan dan keperluan lain. Namun, wanita yang dinikahi itu tak menghormatinya sebagai suami, dan kerap berbicara kasar.

"Pernah waktu honeymoon, dia tinggalkan saya di hotel dan pergi keluar bersama kawannya tanpa menghiraukan saya," tulis pria yang berprofesi sebagai guru itu di postingan Facebook Kisah Rumah Tangga yang jadi viral.

"Kadang-kadang istri akan minta saya pulang sebentar ke rumah, minta belikan makanan karena dia lapar dan membuat berbagai permintaan remeh lain," imbuhnya.

Seperti dilansir mStar, pria yang identitasnya disembunyikan ini juga menjelaskan bahwa sang istri tak pernah memasak padahal banyak bahan mentah yang telah dibeli dan disimpan di kulkas. Tak hanya itu, pakaian kotor pun tak pernah dicuci oleh istrinya dengan alasan bosan di rumah.

"Saya pun lelah bekerja tapi terpaksa pulang mengurus pekerjaan rumah tangga. Kami selalu bertengkar tentang hal yang tak sepatutnya dan dia selalu berkata kerjaan rumah tangga ini tak ada gaji," terangnya.

Pertengkaran di antara keduanya pun memuncak saat sang istri tahu jika suaminya ini menyimpan uang bulanan untuk menabung Haji. Pria ini menjelaskan bahwa ia membuat simpanan rahasia untuk Haji dan membawa istrinya menunaikan ibadah di Tanah Suci, tapi sang istri marah dan memilih pergi dari rumah tanpa sepengetahuannya dengan membawa anaknya yang berusia delapan bulan.

"Suatu hari istri marah-marah karena saya simpan RM500 (Rp 1,6 juta) sebulan untuk tabungan haji tanpa sepengetahuannya. Saya beritahu istri bahwa itu adalah simpanan saya dari zaman bujang dan saya berhasrat membuat kejutan padanya suatu hari nanti," ceritanya.

"Hari kedua dia datang ke rumah kami bersama ibunya dan mengambil barang-barangnya dan pulang ke rumah ibunya," jelasnya.

Pria ini kemudian menceritakan telah membuang ego dan kemarahannya dengan memilih menjemput sang istri di rumah mertuanya. Namun, betapa kecewa dirinya saat mengetahui bahwa istrinya telah menyiapkan gugatan cerai.

"Saya pergi ke rumah ibunya untuk membawa mereka kembali ke rumah kami, tapi istri sudah mempersiapkan surat cerai. Hancur hati saya. Di hadapan hakim saya melafazkan talak. Saya kasihan anak, dia tak mengerti apa-apa terpaksa melalui semua ini," ujarnya.

Banyak netizen mengomentari postingan tersebut dengan memberikan kalimat penyemangat untuk pria itu. Tak sedikit dari mereka berharap kebahagiaan padanya.

Kisah Pria Kirim DM 'Assalamualaikum' ke Wanita Tak Dikenal, Berakhir Nikah

Tuhan punya caranya yang indah untuk mempertemukan seseorang dengan jodohnya. Seperti dialami oleh wanita asal Lampung ini yang jadi viral karena melangsungkan pernikahan tak lama setelah berkenalan oleh pria lewat DM (Direct Message) Instagram.

Belum lama ini pengguna Instagram @heni.kn mencuri perhatian setelah berbagi kisah cintanya dengan seorang pria bernama Rosi Abimanyu. Wanita bernama Heni ini mengungkapkan bahwa perkenalan antara ia dan Abimanyu berawal dari DM Instagram. Abimanyu yang mengetahui akun Instagram Heni secara acak lewat Explore Instagram mengirim pesan padanya.


"Jodoh itu memang unik, lucu bahkan tidak masuk akal. Percayalah teman-teman, pacaran lama belum tentu itu jodoh kalian. Meskipun ada yang bilang semua itu tergantung niat dan usaha kita. Saya sama sekali tidak menyalahkan kata-kata itu, tetapi semua itu akan kalah dengan rencana Allah," tulis Heni di postingan Instagramnya.

Heni mengaku mengenal sosok pria yang kini menjadi suaminya hanya dua bulan. Sebulan setelah mengenal Abimanyu melalui DM Instagram, mereka langsung mengurus pernikahan.

"Kami mengenal melalui social media (Instagram) tepatnya pada tanggal 27 November 2019 dia follow saya. Dan tanggal 29 November dia chat saya melalui DM," cerita Heni

Heni dan AbimanyuHeni dan Abimanyu Foto: Instagram @heni.kn

Pada postingannya itu, wanita yang tinggal di Pringsewu, Lampung ini menjelaskan jika Abimanyu menyapa dirinya melalui kiriman DM Instagram dengan kalimat "Assalamualaikum mba". Heni pun dibuat tak bisa berkata-kata karena tak lama setelah ia membalas "Waalaikumsalam", pria tersebut langsung berniat untuk melamarnya.

"Nggak lama doi bilang begini 'Mba kalau cowoknya kelamaan ngelamar, aku mau lamar mba di bulan Desember. Disini gue nggak tau harus berpikiran apa. Speechless (untung nggak jantungan cuy) padahal posisi feeds dan bio gue masih foto-foto pacar (mantan). Karena penasaran akhirnya gue follback tuh," ungkap Heni.

Heni kemudian mengaku mulai sangat penasaran dengan Abimanyu. Ia pun bertanya apa yang membuat Abimanyu yakin padanya, padahal keduanya tidak pernah saling mengenal dan Heni masih menjalin hubungan asmara dengan pria lain.

"Dan jawaban dia pun sangat simpel. 'Aku setiap malam sholat istikharah dan sholat tahajud. Nggak tau kenapa sekarang aku ditemuinnya sama kamu'. Perlu gue tegasin lagi meskipun gue nggak agamis-agamis banget, tapi gue sampai terharu disini," terang Heni.

Beberapa hari setelah perkenalannya di Instagram, Abimanyu dan ibunya datang ke rumah Heni untuk bersilaturahmi. Pada 14 Desember 2019, mereka pun melangsungkan lamaran, dan mantap mengucap janji suci pernikahan pada 2 Februari 2020.

"Tentu sangat tidak mudah bagi saya untuk sampai ditahap ini, dimana saya harus rela meninggalkan sosok laki-laki yang sangat baik di kehidupan saya sebelumnya. Dan dimana saya harus menjelaskan kepada orangtua saya, meyakinkan orangtua saya dan menceritakan semuanya," ujar Heni.

"Banyak sekali drama yang harus saya lewati, orangtua saya sangat marah besar karena taunya pacaran sama siapa gitu tiba-tiba pas minta izin lamaran dengan orang yang berbeda," imbuhnya.

Heni dan Abimanyu melangsungkan pernikahan hanya dua bulan setelah kenalHeni dan Abimanyu melangsungkan pernikahan hanya dua bulan setelah kenal Foto: Instagram @heni.kn

Banyak netizen memberikan selamat atas pernikahan Heni dan Abimanyu, tak sedikit dari mereka mengungkapkan bahwa jodoh tak kemana. Saat dihubungi Wolipop, Heni menjelaskan bahwa ia sudah merasa sangat yakin dengan Abimanyu sejak pertemuan pertama.

"Karena memang dari pertemuan pertama aku ngerasa yakin banget, berdasarkan campur tangan Allah juga. First impression aku lihat face suam itu lempeng banget adem. Aku ngerasa dalam hati kayak orang yang benar-benar penyabar dan lain-lain gitu," jelas Heni kepada Wolipop, Rabu (12/2/2020)

Sumber : Wolipop

Jangan Membenci dan Jangan Dendam Meski Kamu Sering Disakiti, Belajarlah Untuk Selalu Memaafkan

Ketika ada yang menyakitimu, maka belajarlah lembutkan hati untuk memaafkan, mungkin awalnya memanglah sulit, tapi saat kamu belajar insya Allah perlahan akan mudah.

Lantas saat ada yang menyakiti hatimu, jangan biarkan rasa itu terus mengelabuhi keadaan hatimu. Sungguh semua itu adalah jalan dari Allah agar kamu bisa belajar bersabar dan ikhlas.


Cobalah Belajar Walau Hakikatnya Memaafkan Saat Disakiti Itu Sulit

Karena melunakkan hati itu memang harus ditempuh dengan belajar dan terus belajar, maka cobalah kamu belajar meskipun itu sulit.

Lantas jangan kamu pikir orang yang aslinya penyabar tidak bisa menempuh jalan kesal atau tidak terima seperti yang kamu rasakan, karena dia pasti melewati fase itu, hanya saja dia mampu menahan rasa yang bergejolak dengan kesabaran.

Jangan Biarkan Hatimu Meninggi Dengan Rasa Benci

Ingatlah, Allah yang maha sempurna dan maha tinggi saja selalu mampu memaafkan kesalahan hamba-hambanya, apalagi kamu yang statusya hanya seorang hamba yang tidak punya apa-apa.

Lantas, saat kamu merasa sangat tidak enak hati ketika disakiti, maka cepatlah hempaskan rasa yang demikian dan jangan biarkan hatimu meninggi dengan rasa benci.

Bepikirlah Bijak, Karena Bisa Jadi Orang Yang Menyakiti Adalah Jalan Untukmu Melatih Hati Dengan Kesabaran

Karena bisa jadi perlakuan buruk yang datang dari orang lain itu adalah jalan dari Allah agar kamu bisa melatih sabarmu.

Maka berpikirlah bijak sebelum hatimu membeku dengan kebencian, pikirkanlah bagaimana Allah memaafkan kesalahan-kesalahanmu, dan harusnya kamu juga jangan egois dalam memaafkan kesalahan orang lain.

Maafkanlah, Karena Semakin Kamu Memaafkan Maka Semakin Mulia Kamu Disisi-Nya

Latihlah dirimu untuk selalu bersabar dalam menghadapi segala kesulitan hidup, lebih tepatnya perlakuan buruk orang lain, karena sungguh besar pahala dan kemuliaan yang dimiliki orang-orang sabar.

Dan maafkan dia yang menyakiti, jika sulit tekanlah hatimu untuk selalu bisa belajar, karena semakin kamu memaafkan dalam rasa sakitmu maka akan semakin mulia kamu disisi-Nya.

Maka Jangan Biarkan Hatimu Keras Dengan Kebencian dan Dendam

Percayalah, Allah melihat semua usahamu dalam bersabar dan memaafkan, dan setelah itu pasti Dia akan menepati janji untuk memberimu banyak kebaikan.

Jadi, meski sangat sakit hatimu tetaplah kamu memaafkan, jangan biarkan hatimu keras dengan kebencian dan dendam, karena Allah sangat tidak suka bila kamu sampai berlaku demikian.

Tuesday, February 11, 2020

Pilihlah Laki-laki yang Bisa Mengerti Dengan Baik Fitrahmu Sebagai Wanita, Agar Kamu pun Tenang Bersamanya

Untukmu wanita, ingat ya memilih pasangan jangan hanya asal cinta dan lapar mata sesaat, pilihlah yang benar-benar bisa mengertimu sebagai wanita.

Pilihlah laki-laki yang bisa mengerti dengan baik fitrahmu sebagai wanita, agar kamu pun tenang bersamanya, sehingga dalam berumah tangga kamu benar-benar menikmati peranmu menjadi makmumnya.


Laki-laki yang Paham Fitrahmu Sebagai Wanita, Tentu Dia Tidak Akan Banyak Mengeluh Saat Kamu Bawel Mengaturnya

Laki-laki yang paham fitrahmu sebagai wanita, dia tidak akan pernah sembarangan dalam menghargaimu, tentu dia tidak akan banyak mengeluh saat kamu bawel mengaturnya.

Bukankah wanita kadang suka rempong mengatur, apalagi rumah berantakan, sibuk ini dan itu? maka laki-laki yang paham sifat wanita begitu, dia hanya akan memaklumi.

Laki-laki yang Paham Bahwa Wanita Itu Perasa, Tentu Dia Tidak Akan Sembarangan Dalam Bersikap dan Berkata Kepadamu

Laki-laki yang paham bahwa wanita itu perasa, gampang tersinggung, mudah sekali meneteskan air mata, tentu dia tidak akan sembarangan dalam bersikap dan berkata kepadamu.

Laki-laki yang Paham Bahwa Wanita Itu Moody-Nya Tidak Tertandingi Akan Tahu Mengambil Sikap Saat Penyakit Moody-Mu Kambuh

Laki-laki yang paham bahwa wanita itu sukanya marah tidak jelas, moody-nya tidak tertandingi dalam waktu-waktu tertentu, maka dia akan selalu tahu mengambil sikap saat penyakit moody-mu kambuh.

Laki-laki yang Paham Bahwa Wanita Itu Pecemburu, Tentu Dia Akan Sangat Hati-hati Menjaga Perasaanmu, Baik Dekat Atau Jauh

Laki-laki yang paham betul bahwa wanita itu pecemburu, gampang sekali berpikiran yang aneh-aneh, dan rasa takutnya selalu kelewatan, maka tentu dia akan sangat hati-hati menjaga perasaanmu, baik ketika dekat atau jauh darimu.

Laki-laki yang Paham Bahwa Wanita Itu Gegabah, Maka Saat Kamu Tidak Sabaran Dia Akan Menasehatimu Dengan Bijak

Karena laki-laki yang paham bahwa wanita itu selalu gegabah, maka saat kamu tidak sabaran dia akan menasehatimu dengan bijaksana.

Dia akan selalu menenangkanmu, maka pastikan kamu tidak salah dalam memilih, dan semoga kamu mendapatkan pendamping hidup yang demikian.

Jodoh Itu Rahasia Allah, Kadang Bertemu Dulu Dengan Orang yang Salah, Lalu Dengan Orang yang Tepat

Ingatlah, jodoh itu rahasia Allah, Dia yang mengatur kapan kamu harus bertemu, kapan kamu harus bersatu, dan kapan kamu harus berpisah. Lantas apapun yang kamu alami sebelum bertemu dengan seseorang yang tepat, jangan mengeluh.

Jika kemaren kamu pernah disakiti, pernah dikhianati, lalu kemudian ditinggalkan, jangan dulu mengeluh. Karena kadang bertemu dengan orang yang salah dulu, baru kemudian kamu akan bertemu dengan orang yang tepat.


Maka dari itu, kamu tidak usah mengeluh, tidak usah menggeurtu, cukup nikmati saja prosesnya sebelum bertemu dengan seseorang yang tepat menurut-Nya.

Karena tidak akan ada kisah yang Allah ciptakan sia-sia, semua pasti akan mengandung hikmah yang luar biasa untukmu.

Jika kemaren kamu bertemu dengan orang yang salah, bertemu dengan orang yang hanya membuatmu merasakan luka mendalam, maka percayalah nanti kamu akan bertemu dengan seseorang yang tepat.

Tidak usah menyesal, tetaplah bersyukur, karena bagaimanapun darinya kamu bisa belajar bersabar.

Lantas jangan gerutui apapun kisha yang Allah persembahkan kepadamu, jangan gerutui kisah kemaren yang membuatmu terjebak dalam kecewa yang besar, karena bagaimanapun darinya kamu belajar banyak tentang mengenali hati yang tulus.

Jadi berbaik sangkalah kepada Allah tiada henti, sungguh semakin kamu berbaik sangka maka pasti kamu akan mengerti apa yang sedang Allah tulis sebenarnya untukmu.

Ingat, Allah maha baik dalam mengatur rencana, Allah maha baik dalam mengatur kisah, lantas tidak usah menyesali apa yang sudah terjadi.

Jika kemaren kamu tersiksa karena sudah bertemu dengan orang yang menurutmu jahat dan tidak berperasaan, percayalah nanti akan Allah datangkan seseorang yang baik.

Dan mungkin kamu bertanya, untuk apa bertemu dengan orang yang salah dulu dan kemudian bertemu dengan orang yang tepat?  kenapa nggak langsung  bertemu dengan yang tepat saj?

Yaitu agar kamu nanti bisa belajar mencintai dengan baik, menghargai dengan tulus, dan bersyukur atas setiap hal yang ada pada dirinya.

Menurut Penelitian Ternyata ini Alasannya Mengapa Banyak Ibu Mertua yang Kurang Akur dengan Menantunya

Hubungan menantu wanita dan ibu mertua seringkali digambarkan sebagai sebuah hubungan yang penuh dengan perselisihan.

Banyak diantara mereka yang saling membenci dan bahkan tidak suka jika harus bertemu dalam suatu acara. Layaknya seperti ada jurang pemisah yang membuat mereka tidak bisa bersatu dan akur.


Hasil survey yang diusung oleh University of Wisconsin-Stevens (USWP), Amerika Serikat membenarkan bahwa kebanyakan hubungan antara ibu mertua dan menantu wanita seringkali tidak akur dan rentan menimbulkan konflik keluarga.

Sebenarnya membuat ibu mertua bisa menyukai menantu wanita bukanlah hal yang susah. Namun, kenyataannya masih banyak yang gagal melakukannya.

Hal itu bisa saja di akibatkan dari tidak adanya kemauan antara keduanya untuk saling menerima. Nah, berikut beberapa hal yang biasanya menyebabkan peperangan antara ibu mertua dan menantu tidak pernah berakhir.

Ketakutan Menantu Pada Ibu Mertua yang BerlebihanDikutip dari Daily Mail, bahwa lebih dari 113 wanita yang baru menikah menyatakan bahwa mereka merasa cemas terhadap hubungannya dengan sang ibu mertua.

Hal ini dikarenakan banyak kejadian buruk antara ibu mertua dan menantu yang mereka dengar.

Ketakutan tersebutlah yang memicu pikiran para wanita selalu negatif terhadap mertua. Padahal diluar sana banyak juga ibu mertua yang menyayangi menantu seperti anak sendiri.

Ibu Mertua yang Terlalu Cemas Akan Kehidupan Anak Laki-lakinya Pasca MenikahKebanyakan ibu akan lebih cemas dalam menghadapi pernikahan anak laki-laki dibandingkan dengan pernihakan anak perempuannya.

Hal tersebut diungkapkan dr Sylvia, asisten professor ilmu komunikasi yang memimpin penelitian tentang hal ini.

Seorang ibu akan mencemaskan kesejahteraan anak laki-laki yang dirawatnya bertahun-tahun. Mereka takut wanita yang dinikahinya tidak bisa memasak dan membahagiakan anak kesayangannya.

Menantu Mempunyai Sifat Pemalas yang Menjengkelkan

Dimata ibu mertua, wanita malas dianggap tidak akan bisa membahagiakan anaknya. Mereka menganggap bahwa sifat tersebut hanya akan membebani dan merepotkan anak laki-lakinya saja.

Oleh karena itu, jika ternyata sang mertua mengetahui bahwa menantunya seorang yang malas mereka akan sangat tidak suka.

Kecemburuan Ibu Mertua Pada Menantu WanitaSeorang ibu yang membesarkan anaknya bertahun-tahun, menyekolahkan dan menyediakan biaya untuk segala aktifitasnya mungkin akan merasa cemburu kepada wanita yang dinikahi anaknya.

Mereka merasa takut jika anaknya lebih memilih sang istri, sehingga mengurangi rasa sayang anak pada sang ibu. Selain itu, mereka juga takut jika kedepannya tidak diandalkan lagi oleh anaknya.
Apalagi jika sang ibu sudah ditinggalkan suaminya. Mereka akan merasa bahwa menantu telah mencuri anak kesayangan darinya.

Bantuan Financial yang Diberikan Anak Jadi BerkurangMasalah keuangan memang sering membuat hubungan antara ibu mertua dan menantu menjadi renggang.

Jika sebelumnya bantuan financial yang diberikan anak cukup besar bagi keluarga, setelah menikah uang yang diberikan menjadi berkurang karena harus membiayai istri dan juga anak-anaknya kelak.
Mertua yang tidak bisa menerima keadaan ini, tidak jarang membuat hubungan antara dia dan menantunya jadi tidak harmonis.

Menantu Tidak Menghargai Ibu Mertua dan Juga SuaminyaSebagai seorang perempuan yang memiliki suami dan anak, mertua akan sangat terkesan dengan wanita yang lembut dan santun dalam berbicara, sopan dalam berprilaku, hangat dalam memberikan kasih sayang dan cantik dalam berpenampilan.

Jika seorang perempuan sudah tidak sopan terhadap suaminya, ia akan dianggap tidak tepat untuk mengurus keluarga.

Sopan santun dan rasa menghargai adalah hal yang perlu diterapkan dimanapun dan kapanpun terutama saat bersama dengan mertua.

Memang didunia ini tidak ada manusia yang sempurna, namun memperbaiki diri adalah hal yang terbaik yang bisa dilakukan.

Hubungan yang harmonis antara mertua dan menantu tidaklah sulit didapatkan. Saling menghargai satu sama lain adalah salah satu kunci dalam mendapatkan sebuah kedamaian.

Pelajari hal baik yang dapat diterapkan, maklumi hal buruk yang mungkin sulit dihilangkan. Insya Allah hubungan mertua dan menantu akan berubah menjadi lebih baik.

Katanya Wanita Lebih Nyaman Curhat Sama Pria, Ternyata Ini Alasannya

Entah kenapa seorang perempuan itu lebih nyaman kalau curhat sama laki-laki. Mungkin hal ini tidak dialami semua perempuan namun ada sebagian yang lebih nyaman curhat sama laki-laki. Ternyata terdapat beberapa alasan kenapa seorang perempuan lebih nyaman curhat kepada sahabat atau teman laki-laki ketika ada masalah.

Meskipun ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa persahabat antara cowok dan cewek itu tidak akan murni. Karena faktanya memiliki sahabat cowok itu menyenangkan. Ternyata ini alasannya kenapa perempuan lebih nyaman curhat sama laki-laki.


1. Menjadi Pendengar yang Baik

Tidak semua laki-laki itu cuek, ketika ia menjadi teman curhat justru dia menjadi pendengar yang baik. Maka dari itu perempuan lebih nyaman jika menceritakan beberapa masalahnya kepada teman prianya.

2. Tidak Memihak

Laki-laki itu cenderung memiliki sikap netral dan tidak memihak siapapun. Ia mengatakan hal yang jujur, jika salah ia katakan salah dan jika benar ia mengatakan benar.

3. Dapat Menenangkan

Perempuan itu akan bersedih ketika ada masalah dan teman laki-laki itu tahu bagaimana cara menenangkannya. Ia bisa melakukan sesuatu yang selalu membuat perempuan bahagia.

4. Memberi Pandangan yang Berbeda

Ketika seorang perempuan menceritakan masalahnya kepada teman laki-laki, secara tidak langsung ia mengajarkan untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Hal ini sangat bermanfaat agar kita lebih baik dalam menyikapi sesuatu dan menjadi orang yang lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Selama yang kamu lakukan tidak merugikan orang lain, tidak menyakiti orang lain dan tidak menyalahi aturan maka lakukan. Sebab menjalin hubungan baik juga untuk menjalin silaturrahmi yang baik, dan jaga diri agar terhindar dari pergaulan yang tidak baik.

Terkadang Orang Lain Terlihat Lebih Menarik Dibanding Pasangan Sendiri, Namun Disitulah Kesetiaan Akan Diuji


Ada pepatah mengatakan bahwa rumput tetangga itu lebih menarik daripada rumput sendiri, dan ketika kau memiliki pasangan maka akan selalu ada yang terlihat lebih menarik dan lebih segalanya dari pasanganmu.

Begitu juga dengan orang lain yang kita lihat terkadang lebih menarik dibanding dengan pasangan sendiri, namun disitulah letak kesetiaanmu diuji.


Lantas jika kau tertarik dengan orang lain selain pasanganmu hingga berpaling dari pasanganmu, maka kau bukanlah orang yang setia.

Tidak Bisa Dikatakan Sebagai Orang Setia Jika Tak Ada Ujian Yang Menghampirinya

Kesetiaan seseorang dapat diuji apabila ada orang yang mencoba untuk membuatnya tergoda, dan hanya orang yang setia yang akan tetap bertahan pada godaan dan tidak akan tertarik meski orang lain lebih menarik dari pasangannya. Seberapapun menariknya penggoda ia tidak akan tertarik kepadanya.

Seseorang Bisa Dikatakan Sebagai Orang Yang Setia Jika Ia Mampu Melewati Berbagai Ujian Kesetiaan Didalam Hidupnya

Setia itu mahal, hanya orang yang memiliki jiwa setialah yang akan tahan dan bisa melewati berbagai ujian kesetiaan. Karena seseorang bisa dikatakan sebagai orang yang setia itu jika ia mampu melewati ujian kesetiaan didalam hidupnya.

Terutama apabila melihat orang lain lebih segalanya dari pasangannya maka jika tidak bisa setia sudah pasti akan tergoda padanya. Namun bagi orang yang setia pasti akan tetap memilih setia dan tidak akan tergoda.

Jika Tak Ada Yang Menggoda, Jika Tak Ada Seseorang Yang Membuat Hatinya Merasa Tertarik, Maka Orang Tersebut Belum Bisa Dikatakan Orang Yang Setia

Jika tidak ada yang menggoda dan tak ada seorang pun yang membuat hatinya merasa tertarik maka orang tersebut belum bisa dikatakan sebagai orang yang setia.

Karena semua orang bisa setia jika tak ada yang membuat dirinya tergoda, justru kesetian itu bisa dilihat ketika ada seseorang yang membuatmu tergoda namun kau memilih tetap setia.
Dan kau merasa bahwa dia lebih menarik daripada pasanganmu, namun kau tetap tidak berpaling dari pasanganmu.

Melihat Orang Lain Lebih Menarik Dan Lebih Segalanya Dari Pasangannya, Namun Ia Tidak Tertarik Sama Sekali Terhadapnya, Maka Dialah Orang Setia Sesungguhnya

Ketika sudah memiliki pasangan tentu diluar sana akan ada banyak orang yang jauh lebih sempurna dari pasangannya.

Maka hanya orang yang setialah yang bisa setia meski ada banyak orang yang terlihat sempurna dan lebih segalanya dari pasangannya. Ia tidak akan berpaling sedikitpun karena ia sadar dengan apa yang sudah ia miliki dan tidak akan pernah goyah sedikitpun hanya karena melihat orang lain lebih menarik dari pasangannya.

Monday, February 10, 2020

Jaga Lidahmu baik baik Jangan sampai Lidahmu membuatmu sengsara di kemudian hari!

Pepatah mengatakan bahwa “lidah tidak bertulang” memang benar karena banyak ucapan tidak kita disadari keluar dari mulut dan mungkin akan membuat dosa. Ada juga pepatah yang megatakan bahwa “Mulutmu adalah harimaumu” dan “Lidah itu lebih tajam dari pedang”, wuih ngeri juga baca peribahasa yang satu ini. . Kalau kita tidak menjaga lisan yang keluar dari mulut kita, maka kita sendiri yang akan celaka.


Memelihara lisan sama saja dengan memelihara harimau yang jika kita lengah maka harimau tersebut akan menerkam dan melukai kita sendiri. Berikut dosa besar yang berasal dari lidah kita

Berdusta termasuk dosa yang sangat sering dilakukan oleh manusia. Kita sering dipaksa oleh keadaan untuk berdusta (hanya alasan). Sebagai contoh, untuk melindungi jabatan ataupun ingin naik kejabatan yang lebih tinggi ataupun agar tidak dimarahi atasan, kita kadang takut dan lupa untuk berkata jujur dan sering untuk berdusta demi karier. Sebagai contoh lagi, ketika pulang kerumah larut malam gara-gara kumpul sama teman, terus ditanya sama istri “darimana saja?”, kita mungkin pasti menjawabnya “habis lembur say dikantor”. Padahal itu jelas berdusta, namun tetap saja kita lakukan agar tidak dimarahi istri. Haha.

Jangan berdusta,

ingat Sabda Rasulullah saw, “Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu apabila mereka berbicara berdusta, apabila mereka berjanji mengingkari, dan apabila diberi amanat mereka berkhianat” (HR Muslim). Jadi berdusta itu adalah salah satu ciri orang munafik.

Kata “fitnah” berasal dari bahasa Arab yang berarti kekacauan, bencana, cobaan dan penyesatan. Fitnah sering dimaksudkan dengan berita bohong atau tuduhan yang diada-adakan untuk membinasakan seseorang. Fitnah itu lebih kejam daripada membunuh. Memfitnah itu membunuh orang secara perlahan. Memfitnah itu membunuh karakter seseorang yang akan membuat orang yang kena fitnah itu akan mati secara perlahan karena sakit hati, malu dan jantungan. Oleh karena itu mari kita berlindung dari sifat fitnah.

Mengadu domba

Adu domba atau anjur atar (bahasa banjar) merupakan sifat yang sangat tercela. Akibat adu domba maka dua orang manusia bisa saling bunuh, akibat adu domba bisa jadi sebuah Negara akan hancur. Jika kita tahu akibat dari mengadu domba, tentulah kita akan menghindarinya. Rasulullah saw telah memperingatkan kepada kita bahwa siksa pengadu domba akan dimulai sejak ia berada di dalam kubur.

Rasulullah saw bersabda, “Di antara penyebab siksa kubur adalah al-baul (membuang air kecil yang tidak dibersihkan) dan an-namimah (mengadu domba).” (al-Hadits)

Menggunjing

Ini dia neh yang juga sulit untuk dihindari. Kadang kita tidak mau membicaraka tentang orang lain, namun seringkali kita terpaksa untuk mendengarkan cerita teman atau sahabat atau pasangan kita tentang orang lain, yang seringnya apabila tidak ditanggapi akan dianggap tidak perhatian (sulit memang, simalakama) didengarkan dosa, tdak didengarkan putus hubungan (kacau).

Termasuk dalam ghibah adalah membicarakan orang lain yang apabila orang itu mengetahuinya akan merasa tersakiti. Rasulullah saw pernah bertanya kepada sahabat tentang ghibah, maka para sahabat mengatakan bahwa Allah dan rasul-Nya lebih tahu. Lalu, Rasulullah saw bersabda, “Ghibah adalah ketika engkau mengatakan sesuatu tentang diri saudaramu yang ia tidak ingin hal itu diketahui oleh orang lain, padahal jika benar engkau katakan tentang dirinya, berarti itu ghibah. Dan, jika salah, itu adalah fitnah.”

Sumpah palsu

Bersumpah palsu adalah ucapan resmi yang disertai dengan kesaksian Allah untuk hal-hal atau keadaan yang tidak sepantasnya. Perbuatan semacam ini adalah perbuatan yang termasuk dalam golongan dosa besar. Sumpah atas nama Allah untuk sebuah kebohongan adalah termasuk dosa besar karena perbuatan ini adalah kebohongan yang mengatasnamakan Allah sebagai saksinya. Adzab dan ancaman bagi pelaku sumpah palsu ini sangat mengerikan, karena Allah akan menghukumnya dengan siksa yang amat pedih.

Itulah deretan dosa besar yang berasal dari lisan kita. Untuk menghindari dosa-dosa tersebut lebih baik kita diam karena Diam Itu adalah Emas. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang mampu menjaga lisan kita dari dosa.

Kita Diciptakan Dengan Banyak Kekurangan, Karena Tuhan Telah Menyiapkan Seseorang Yang Akan Melengkapinya

Janganlah kamu merasa tidak percaya diri hanya karena kekurangan yang kita miliki.
Sebab Tuhan menciptakan kekurangan bukan semata-mata ingin membuat kita bersedih dan tidak percaya diri, melainkan agar kita berusaha menutupi kekurangan yang kita miliki dengan kelebihan yang kita miliki.


Mengapa Tuhan Menciptakan Kita Dengan Banyak Kekurangan? Karena Tuhan Telah Menyiapkan Seseorang Yang Akan Melengkapi Kekurangan Kita

Ketahuilah, dengan adanya kekurangan juga untuk membuatmu sadar agar tidak merasa sombong dengan kelebihan yang kau miliki.

Oleh karenanya percayalah bahwa tak ada yang sia-sia sekalipun itu kekurangan yang ada pada dirimu. Tuhan menciptakan kekurangan bukan karena tidak sengaja.

Karena setiap kekurangan yang ada pada dirimu disertai dengan kelebihan yang membuatmu merasa bangga dan percaya diri.

Tuhan Telah Menyiapkan Seseorang Yang Akan Menyempurnakan Segala Kekurangan Yang Kita Miliki

Sebanyak apapun kekurangan yang kau miliki, pasti akan selalu ada yang mencintaimu dan menerimamu apa adanya.

Lantas jangan pernah merasa minder dan tidak percaya diri karena kekurangan, sebab Tuhan juga telah menyiapkan seseorang yang mampu menutupi kekurangan yang kau miliki.

Tak Ada Yang Perlu Kita Takutkan Walau Kita Memiliki Banyak Kekurangan

Percaya diri dan terus berusaha meningkatkan kelebihan yang kita miliki, yakinlah suatu hari nanti akan ada seseorang yang akan mencintaimu dengan setulus hati tanpa pernah memikirkan kekurangan yang kita miliki.

Kita Akan Merasa Sempurna Dengan Kehadirannya, Karena Segala Kekurangan Yang Kita Miliki Sudah Dilengkapi Dengan Kehadirannya

Segala sesuatunya telah diatur dengan indah dan sempurna oleh-Nya, sehingga tak ada yang perlu ditakutkan dan dikhawatirkan.

Kita pasti akan menemukan sosok yang kita cari selamanya ini, sosok yang mampu menenangkan hati dan sosok yang akan senantiasa mencintai kita dengan segenap jiwa dan raganya.

Tuhan Pasti Telah Menyiapkan Seseorang Yang Luar Biasa Untuk Kita

Jangan pernah khawatir terhadap kekurangan yang kau miliki, karena pada akhirnya kita akan bahagia bersama dengan seseorang yang mampu menerima kita apa adanya dan seseorang yang mampu melengkapi kekurangan yang ada.

Maka tersenyumlah dan berbahagialah, serta yakinlah bahwa kita pasti akan mendapatkan sosok yang kita inginkan.

Jangan Ngeluh Jika Istrimu "Cerewet" Coba renungkan 5 Hal berikut yuk Para Suami


Adakah istri yang tidak cerewet? yang pasti sulit engkau menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatab pun cerewet.

Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya.


Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah.

Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah.

Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun?

Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan sebagai BP4. Apakah BP4 tersebut?

Benteng Penjaga Api Neraka

Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya.

Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat.

Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari.

Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat.

Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar.

Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru.

Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

Pemelihara Rumah

Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu.

Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu.

Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran.

Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi?

Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya.

Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

Penjaga Penampilan

Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar.

Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek.

Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu

Pengasuh Anak-anak

Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan.

Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan.

Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang membuatnya begitu.?

Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.

Penyedia Hidangan

Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi.

Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal terasi danlalapan.

Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran.

Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah.

Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak.

Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.

Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya.

Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak, menyediakan hidangan untuknya.

Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.

Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya.

Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji.

Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.

Wahai suami, syukurilah jika istrimu agak cerewet, sesungguhnya ia sangat sayang pada keluarganya

Wallahu ‘alam.

Untuk Suami Kalau Lagi Banyak Rezeki Jangan Lupa, Bahagiakan Istri Niscaya Rezeki Akan Berlarian Mengejarmu

konon katanya, dengan membikin istri senang hingga dapat membikin rezeki mengejar suami. benarkah asumsi demikian?

lalu apa hubungannya antara rezeki yang bisa dengan mudah dengan istri yang senang? ikuti uraian dibawah berikut ini,


siapa sih yang tidak mau mememperoleh rezeki yang berkah nan berlimpah? rezeki yang amat baik merupakan yang didapat dari jalur yang halal dan juga berkah. konon katanya, dengan membikin istri senang hingga dapat membikin rezeki mengejar suami. benarkah asumsi demikian?

lalu apa hubungannya antara rezeki yang bisa dengan mudah dengan istri yang senang? ikuti uraian dibawah berikut ini,

perasaan senang seseorang istri hendak dialami oleh seluruh anggota keluarga. apabila istri merasakan senang, hingga segala anggota keluarga pula hendak terasa senang. apabila istri dapat hidup dengan hati tenang dan juga aman, hingga seluruh anggota keluarganya pula dapat hidup dengan nyaman dan juga damai.

bagaikan contoh, kala istri lagi ngambek ataupun marah hingga spontan perihal ini hendak menjadikan atmosfer keluarga jadi kacau, tidak ingin masak, tidak ingin cuci, tidak mensterilkan rumah dan juga kegiatan yang lain.

istri yang senang dan juga bersyukur atas pemberian suami dapat menghasilkan atmosfer adem tentrem dalam keluarga sekalian diluaskan rezeki suaminya, karna allah hendak membagikan lebih banyak rezeki untuk mereka yang tetap bersyukur.

istri yang senang dapat jadi partner yang baik untuk suaminya mencari rezeki ataupun jadi tempat berulang yang mengasyikkan sehabis si suami letih mencari rezeki sepanjang seharian. hasilnya, dalam hati suami hendak mencuat antusias mencari rezeki pada hari besok.

istri yang merasakan kebahagiaan hendak senantiasa menunjang si suami dalam kondisi bagaimanapun dan juga kapanpun, sampai – sampai si suami tidak hendak sempat ketiadaan sokongan walaupun dalam keadaan yang amat susah sekalipun. dengan istri yang senantiasa senang hingga suami dapat memiliki antusias buat senantiasa bangkit lagi dikala jatuh dalam keterpurukan.

istri yang senang mampu diandalkan buat mendidik anak – anaknya jadi anak yang senang dan juga bermanfaat untuk teman . rezeki dapat tiba dari mana aja tercantum dari anak. rezeki bukan cuma berbentuk duit tetapi pula berbentuk kanak – kanak sholeh yang menemui ibu dan juga bapaknya dalam muka yang senang tiap hari.

teman demikian uraian pendek kenapa dengan membahagiakan istri dapat memperlancar rezeki suami. karna kebahagiaan si istri dapat meluas pada suaminya dan juga anggota keluarga yang lain sampai – sampai suami mempunyai tenaga positif buat bekerja mencari nafkah demi anak istri

Sunday, February 9, 2020

Seorang Istri Akan Tetap Cantik Jika Suami Tidak Berhenti Mencintainya Dengan Segala Kekurangannya

Ada yang bilang, seberapa lama usia pernikahan itu berjalan maka istri akan tetap cantik dan menawan di mata suaminya tatkala suaminya selalu tidak lupa memodali sang istri untuk tetap cantik, memberi dana yang cukup untuk tetap indah merias diri.

Padahal, semua itu tidak terlalu berpengaruh, karena wanita yang cantiknya alami pun akan tetap cantik dimata lelakinya, jika sang lelaki itu sendiri selalu melihat kecantikan wanitanya dengan rasa cinta yang selalu tanpa batas.


Jadi ingatlah dengan baik, istrimu itu akan tetap cantik jika kamu sebagai suami tidak pernah berhenti mencintainya dengan segala kekurangannya.

Hati-hati Menjaga Hati, Jangan Sampai Hatimu Berkata “Ah, istriku Sudah Tidak Cantik Lagi”, Karena Artinya Rasamu Sudah Berubah

Maka untukmu parasa suami, hati-hatilah menjaga hati, jangan sampai keluar dari bibirmu kata-kata eluhan “ah, istriku sudah tidak cantik lagi”, karena itu artinya rasamu sudah berubah.

Sungguh dia akan tetap cantik jika kamu selalu memandangnya dari kebaikan dan ketulusannya yang terus mengurusmu, mengurus anak-anakmu, dan mengurus rumah agar tetap indah saat kamu pulang bekerja.

Tidak Peduli Dalam Keadaan Seperti Apapun, istrimu Akan Selalu Nampak Cantik di Matamu Bila Kamu Selalu Bersyukur Atas Kehadirannya

Karena tidak peduli dalam keadaan seperti apapun, istrimu itu akan selalu nampak cantik di matamu bila kamu selalu bersyukur dan terus berusyukur atas kehadirannya yang senantiasa tulus mengurusmu.

Walau kenyataannya dia tidak seterawat awal kamu jumpa dengannya, tapi sungguh semua itu berubah karena memang dia terlalu fokus membahagiakanmu, membahagiakan anak-anakmu, maka jangan sampai tega hati menggerutui perubahannya.

istrimu Akan Selalu Nampak Baik-baik Saja di Matamu, Tatkala Kamu Selalu Melihat Kelebihannya Dengan Sempurna

intinya, istrimu akan selalu nampak baik-baik saja di matamu, tatkala kamu selalu melihat kelebihannya, kebaikannya, ketulusannya, dan pengorbanannya dengan sempurna.

Oleh sebab itu, pandai-pandailah menjaga gejolaknya rasa bosan di dalam sebuah hubungan, karena katanya yang demikian ini pasti semua orang merasakannya, dan semoga kamu selalu bisa melawannya dengan kebijaksanaan hatimu.

Kekurangan istrimu Akan Tertutupi Dengan Sangat Baik, Apabila Kamu Sendiri Selalu Menerimanya Dengan Ketulusan

Sekali lagi, kekurangan istrimu itu akan tertutupi dengan baik, apabila kamu sendiri memang selalu menerimanya dengan ketulusan ynag memadai.

Lantas tuluslah dalam setiap saatnya, agar sampai kapanpun rasa cinta yang bersemayam di hatimu tidak pernah pudar dan tidak membuatmu mengeluh.

Cinta yang Tulus Akan Menghantarkan Pemiliknya Pada Rasa Menghargai dan Kasih Sayang yang Tiada Batas

Ketahuilah, cinta yang tuus akan menghantarkan pemiliknya pada rasa menghargai dan kasih sayang yang tiada batas, maka pastikan kamu selalu mencintai istrimu dengan tulus.

Dan begitu pula sebaliknya, cintailah suamimu dengan tulus dengan segala kekurangannya, hargailah segala usahanya dalam membahagiakanmu, serta bersyukurlah seperti apapun pemberiannya.

sumber : humairoh.com

Kamu tidak akan menemukan Cinta dalam Perselingkuhan! Ini 3 Buktinya!

Perasaan cinta itu akan mendatangkan kebahagiaan dan ketenangan. Meskipun perselingkuhan bisa membuat bahagia namun nyatanya itu bukanlah perasaan cinta, bisa jadi hanya sekedar pelarian saja atau bahkan untuk mencari perhatian. Meskipun ingin selalu dengannya dan berada didekatnya namun ketahuilah bahwa selingkuhanmu bukanlah cintamu.


1. Tidak Ada Sikap Saling Menghargai di Sana

Ketika didalam hubungan tidak ada yang namanya saling menghargai, kamu tidak menghargai dirimu sendiri, pasanganmu juga selingkuhanmu. Dan jika kamu menghargai pasanganmu maka tidak akan ada perselingkuhan didalam pernikahan. Jika tidak bisa menghargai maka akan mudah rentan dan mencari pelampiasan. Dengan saling menghargai maka tidak akan terjadi perselingkuhan.

Sehingga pasangan suami-istri harus sama-sama saling menghargai, agar tidak ada celah untuk melakukan pengkhianatan.

2. Kalian Memang Saling Peduli, Namun Tidak Cukup Peduli Satu Sama Lain

Ketika kamu memilih selingkuh maka harus siap membagi perhatian kepada pasanganmu juga selingkuhanmu. Apalagi perhatiannya pun akan berbeda.

Jauh lebih baik setia dan cintai pasanganmu dengan tulus. Agar rasa perhatian juga rasa peduli tidak terbagi.

3. Kamu Sedang Menyakiti Dirimu Sendiri

Selingkuh itu bukan hanya karena ada kesempatan namun karena kamu tidak mengabaikan orang yang baru datang kedalam hidupnya. Jangan anggap kamu akan bahagia karena sebenarnya kamu sudah mengabaikan dirimu sendiri dan sudah menyakiti dirimu sendiri. Jika kamu selingkuh sebenarnya kamu tidak memiliki cinta yang cukup pada dirimu sendiri karena sumber kebahagiaan dari dirimu sendiri bukan dari orang lain. Kamu tidak akan pernah berusaha mencari perhatian dari orang lain hanya untuk membuatmu bahagia.

Maka dari itu jangan anggap akan lebih bahagia dengan melakukan perselingkuhan. Ketahuilah tidak ada cinta yang tulus didalam perselingkuhan baik dari orang yang kamu selingkuhi atau dari dirimu sendiri. Jika kamu selingkuh maka sebenarnya kamu tidak memiliki cukup cinta untuk pasanganmu



Ini dia 5 Cara Mudah untuk Mengetahui Jika Pasangan kamu Berselingkuh!

Salah satu hal yang paling ditakuti oleh pasangan suami-istri adalah perselingkuhan. Maka dari itu harus bisa melihat gerak-gerik dan ciri-ciri pasangan kita apakah ia selingkuh atau tidak. Berikut ini adalah ciri-ciri pasangan selingkuh.


1. Sering Membuat Alasan atau Berkilah

Setiap orang memang membutuhkan waktu sendiri, memiliki kehidupan sendiri namun hal itu dalam tahap yang wajar. Bukan yang selalu sibuk sendiri, tiba-tiba pergi kesuatu tempat secara dadakan dan selalu memiliki banyak alasan ketika ditanya.

2. Kasih Sayang Sudah Lama Hilang

Terlalu sibuk hingga mengurangi keromantisan, semakin hari semakin menudar bahkan sang isri akan merasa berbeda dari kasih sayang suaminya. Auaminya mulai acuh dan semakin terlihat bahwa suamnya berbeda.

3. Menyembunyikan Aktivitas Ponsel

Suka menghindar ketika menerima telpon, karena pasangan yang tidak selingkuh tidak akan menyembunyikan apapun dari pasangannya apalagi percakapan telpon.

4. Punya Kebiasaan Baru Pada Waktu-waktu Tertentu

Mencoba kebiasaan baru pada waktu-waktu tertentu, maka sang istri akan mencurigai suaminya. Panggilan telepon, pesan, atau tempat nongkrong “kasual” bisa menjadi tanda jelas perselingkuhannya.

5. Tiba-tiba Cemburu

Kebanyakan dari orang yang suka selingkuh itu takut diselingkuhi oleh pasangannya. Ia mudah cemburu dari biasanya karena mencerminkan dirinya sendiri

Sifat Dewasa Seorang Pria Terlihat dari Seberapa Sabar Dirinya Menghadapi Wanita

Salah satu kriteria penting yang dicari seorang wanita pada diri pria adalah kematangan atau tingkat kedewasaan sang pria. Apalagi jika seorang wanita sudah mulai berpikir untuk menuju jenjang yang lebih serius atau pernikahan, kriteria pria matang dan dewasa akan jadi prioritas utama.

Usia tidak bisa dijadikan patokan kedewasaan seseorang. Ada banyak hal lain yang mempengaruhi kedewasaan seorang pria seperti pengalaman, pelajaran hidup, dan juga kepribadian diri sendiri


Dia jarang sekali marah. Wajahnya selalu menampilkan senyum sekalipun dia sedang kesal padamu. Tak pernah ia berbicara kasar apalagi membentakmu. Setiap kali berada di sisinya, kamu selalu merasa nyaman dan terlindungi.

Mungkin kamu pernah kesal dengannya yang tingkat kesabarannya “kelewatan”. Kadang jadi sebal kalau sikapnya terlalu baik dan sabar. Kamu sering melihatnya dimanfaatkan orang di sekitarnya karena sikapnya yang super sabar. Tapi yakinlah punya pasangan yang penyabar itu anugerah terindah dalam hidupmu. Hidupmu sangat beruntung punya pasangan yang sangat penyabar. Dia tak akan pernah bisa digantikan oleh siapapun di dunia ini.

Ladies, untuk lebih jelasnya, yuk kita cari tahu jawabannya di sini.

1. Rasa simpati dan bentuk perhatiannya yang tinggi menunjukkan tingkat kedewasaannya

Rasa simpati dan empati

Sungguh hanya pria dewasa yang mampu untuk bersikap sabar. Hanya pria dewasa yang tahu betul cara memposisikan dirinya dengan baik di depan pasangannya. Bentuk perhatiannya mungkin agak sedikit berlebihan padamu. Tapi itu jadi tanda kalau ia benar-benar mencintaimu dan tak mau melepaskanmu.

“Ketika Anda sedang jatuh cinta, Anda mampu mempelajari segala sesuatu dan mengetahui hal-hal yang tidak pernah berani Anda pikirkan, karena cinta adalah kunci untuk memahami semua misteri.” ― Paulo Coelho, Brida

2. Punya tujuan hidup yang jelas Terarah

Seorang pria dewasa pasti memiliki tujuan hidup yang jelas dan impian yang ingin diraih di masa depan. Jadi jika memang nanti akan muncul banyak masalah dan konflik, ia tak akan mudah menyerah begitu saja. Karena sudah ada kebulatan tekad yang kuat dalam dirinya. Karena sudah ada niat yang tak tergoyahkan dari dalam dirinya.

Ketika pria sudah punya tujuan yang jelas, ia akan dengan sabar menjalani proses dan melewati semuanya dengan baik. Meskipun butuh perjuangan ekstra, ia tak akan mudah patah arang.

3. Setiap waktu jadi terasa indah bersamanya Percaya diri

Dia selalu berusaha ada di sampingmu. Dia selalu siap untuk jadi orang pertama yang mendengar semua keluh kesahmu tanpa menyela atau menghakimi. Bersamanya, kamu merasa seakan setiap detik berjalan lebih indah. Tutur kata dan sikapnya yang tenang membuatmu merasa aman.

4. Fokus perhatiannya adalah membuat hubungannya denganmu langgeng hingga akhir hayat Jatuh cinta

Ia yang tak pernah marah, berteriak, atau terpancing emosinya. Ia akan selalu berusaha untuk menjaga hubungannya denganmu tetap langgeng hingga akhir hayat. Apapun akan ia perjuangkan demi bisa terus menjaga cintanya padamu.

5. Bersamanya, kamu merasa tenang Lebih peka dan sayang

Nggak gampang lho bisa punya pasangan yang sangat penyabar. Pria kadang susah untuk mengalahkan egonya sendiri. Tapi sekalinya ia berlatih dan bisa mengendalikan egonya, ia bisa jadi malaikat pelindung yang membuat hatimu tenang. Kamu selalu dilibatkan dalam membangun rencana masa depan bersama. Kamu jadi orang pertama yang diberitahu tentang rencana-rencana manis untuk diwujudkan bersama.

Ladies, apakah kamu punya pendapat sendiri tentang sosok pria yang matang dan sudah dewasa? More than anything else, no one is perfect. Kita tak bisa memaksa seseorang untuk berubah sesuai dengan sosok impian atau ideal kita. Semuanya tergantung dari keputusan kamu dan cara kita menyikapi segala sesuatunya saat menjalin sebuah hubungan.

Teruslah mencintainya pada pria penyabar. Kamu bisa melalui segalanya bersama. Punya pasangan penyabar, kamu benar-benar seorang wanita yang beruntung, Ladies. Jadi jangan sampai kamu mengabaikan apalagi membuatnya kecewa.

sumber : hipwee

Gaya Hidup Mewah Tidak Menunjukkan Bahwa Kita Kaya. Justru Itu Menunjukkan Bahwa Kita Banyak Gaya

Jangan suka banyak gaya hanya demi terlihat kaya, karena banyak gaya tidak akan menunjukkan bahwa dirimu adalah orang kaya. Malah hanya akan membuatmu terlihat seperti orang banyak gaya ataupun orang kaya baru. Hiduplah dalam kesederhanaan sekalipun kamu termasuk orang kaya, karena hidup dalam kesederhanaan juga akan menjadikanmu menjadi pribadi yang kaya diri.

Bukankah Agama Menganjurkan Kita Untuk Tidak Hidup Dalam Bermewah-Mewahan?


Bukankah agama mengajarkan kita untuk hidup sederhana, bersahaja supaya kita lebih banyak bersyukur dan tidak sombong. Bahkan sekalipun kita ditakdirkan menjadi orang kaya sekalipun, kita tetap dianjurkan untuk hidup dalam kesederhanaan.

Kebanyakan Masalah Terjadi Bukan Karena Kebutuhan Yang Sudah Tercukupi, Melainkan Karena KEINGINAN YANG TERLALU TINGGI Tapi Tidak Terbeli

Kebanyakan masalah dalam hidup yang kita hadapi bukan karena segala sesuatunya yang sudah Allah cukupkan untuk kita. Melainkan karena tingginya keinginan kita yang tidak terbeli. Hidup kita jadi resah bahkan ada yang sapai ngutang demi membeli keinginan-keinginannya, yang sebenarnya dirinya tak mampu untuk membelinya.

Orang Kaya Yang Sesungguhnya Tak Akan Banyak Gaya. Hanya Orang Yang Banyak Gaya Yang Butuh Diakui Sebagai Orang Kaya

Orang kaya yang sesungguhnya pasti tidak akan banyak gaya dan tidak suka pamer. Sebab mereka bukan hanya kaya harta namun juga kaya hati. Makanya mereka tidak butuh pengakuan untuk kekayaan yang mereka peroleh, mereka tidak banyak gaya sebab yang kaya sesungguhnya menilai banyak gaya hanya akan menunjukkan bahwa harga diri mereka diukur dari kekayaannya.

Kemewahan Hanya Akan Mendekatkan Diri Kita Untuk Pamer. Sebaliknya Kesederhanaan Akan Mendekatkan Kita Pada Syukur

Jangan suka bermewah-mewah jika sebenarnya kamu cukup mampu hidup dalam kesederhanaan, sebab kemewahan hanya akan mendekatkan dirimu untuk pamer atau terlihat pamer. Sebaliknya hidup dalam kesahajaan mendekatkan diri kita pada syukur, selalu merasa cukup dan bersyukup pada karunia Allah dengan kesederhanaan diri.

Orang Yang Hidup Sederhana Cendrung Akan Membuat Kita Hidup Dengan Rendah Hati. Sementara Hidup Mewah Akan Mendekatkan Kita Untuk Jadi Orang Sombong

Hidup dalam kesederhanaan itu banyak nikmatnya, kesederhanaan akan membuat kita hidup atau menjadi pribadi yang cendrung rendah hati, tidak sombong. Sebaliknya banyak gaya hanya akan mendekatkan diri kita untuk menjadi pribadi yang sombong.

Terkadang Yang Merusak Dirimu Bukanlah Keadaan Melainkan Keinginan-Keinginanmu Sendiri

Terkadang yang merusak hidup kita bukanlah keadaan, bukanlah orang lain, melainkan keinginan-keinginanmu sendiri. Keinginan-keinginan yang sesungguhnya diluar kemampuanmu, keinginan yang etrbatas oleh kemampuanmu sendiri.

Source: humairoh.com

Saturday, February 8, 2020

Jangan Khawatirkan Apapun, Mudah Bagi Allah Mengubah Keadaanmu Dengan Sekejap, Bersabarlah!


Bersabarlah! sangatlah mudah bagi Allah mengubah hal yang paling buruk sekalipun menajdi hal paling baik dalam hidupmu, maka jangan khawatirkan apapun atas apa yang telah menimpamu sekarang.

Jadi tidak perlu kamu merasa resah gelisah, tidak perlu kamu merasa sedih berkepanjangan, dan tidak perlu kamu mengeluh dengan sangat, sebab Allah mendengar semua luka hatimu, tapi Dia sengaja membiarkan agar kamu tahu caranya melatih hati dengan sabar.


Iya, Sangatlah mudah bagi Allah mengubah situasi paling terpuruk menjadi momen terbaik dalam hidupmu, maka pastikan saat sesuatu yang buruk menimpamu maka kamu tidak pendek akal dengan mengeluh terus menerus.

Yakini saja bahwa semua ini hanya awal untukmu menerima kebaikan yang baru, karena mustahil Allah tidak akan memberi ganti dari air matamu yang jatuh dan jerit hatimu karena bersedih.

Jadi percaya saja kepada Allah atas apa yang telah dituliskan-Nya, karena keadaan apapun yang kini menimpamu hanyalah sementara, dan pasti kebahagian demi kebahagiaan telah Allah rangkai untukmu.

Allah tidak akan membiarkanmu begitu saja, jadi tenangkanlah hatimu dengan terus mengingat bahwa Allah punya sesuatu yang indah untukmu nanti.

Karena Allah akan memberimu balasan bahagia yang setimpal atas kesedihan yang kamu alami saat ini, maka tidak perlu kamu terus mempertayakan untuk apa dan kesedihan itu Allah timpakan.

Cukuplah kamu terima hidupmu apa adanya dan maknailah dengan penuh rasa ikhlas dan prasangka baik terhadap kehendak Allah atas jalan hidup ini.

Dan mudahkanlah hatimu untuk sadar bahwa semua ini Allah tuliskan tak lain hanya untuk kebaikanmu.

Lagi, mudahkanlah hatimu untuk bersabar, karena disaat kamu mampu membidik hatimu dengan rasa sabar, maka tentu semuanya akan mudah kamu lalui dengan lapang dada.

Ingatlah secara bijaksana, semua yang kamu alami saat ini hanya tentang waktu, maka tidak perlu kamu sibuk-sibuk mempertanyakan dan menggerutinya, cukup yakin saja bahwa akan ada kenidahan yang Allah sediakan setelahnya.

Percaya sepenuhnya kepada Allah, karena jangankan hanya kesedihan yang kita alami, toh sangat mudah bagi Allah mengubah siang menjadi malam, dan mengubah badai menjadi pelangi.

Jodohmu Bukan Hanya Partner Hidupmu, Tapi Juga Partner Ibadahmu


Hati-hati dalam memilih seseorang yang akan kamu ingini hidup bersama, jangan sampai kamu salah dalam memilih, apalagi memang mennyengaja mengabaikan apa yang seharusnya tidak kamu abaikan.

Misalnya tentang agamanya, kamu harus benar-benar melihat bagaimana hubungannya dengan Allah. Karena saat hubungannya dengan Allah baik, maka pasti akhlaq dan yang lainnya akan juga baik.


Dan kamu pun harus juga ingat, bahwasannya jodohmu kelak bukan hanya pasrtner hidupmu, tapi ia juga akan menjadi partner ibadahmu, maka pastikan kamu benar-benar jeli melihat bagaimana agamanya.

Untuk itu, ketika kamu memilih maka lihatlah dulu agamanya bagaimana, hubungannya dengan Allah bagaimana, dan sebertanggung jawab apa dia dengan tugas-tugasnya sebagai seorang hamba selama ini.

Jangan sampai nanti kamu hanya asal suka dan main iya-ya saja, karena ketika sudah terlanjur bersama, dan ternyata dia sangat jauh dari yang kamu harapkan, maka pasti hatimu pun akan selalu dirundung rasa menyesal dan kecewa.

Lantas jangan terkecoh oleh penampilan luar saja, jangan terkecoh pada keindahan yang menempel pada dirinya, jangan terkecoh dengan kemapanan yang menjadi hiasannya, karena semua itu tidak akan berarti apa-apa tanpa keindahann hati dan agama yang baik.

Tapi sulit untuk mengetahui bagamaimana seseorang itu secara detail, mungkin hal ini pernah terbesit dalam benakmu. Namun banyak jalan sebenarnya memenuhi keinginan tahuanmu tersebut.

Kamu bisa dengan mencari tahu bagaimana keluarganya, bagaimana teman-temannya, atau bahkan tetangganya. Kamu bisa bertanya secara perlahan kepada orang lain, karena jika memang dia sosok yang baik tentu orang lain atau orang terdekatnya pun akan menilainya baik.

Intinya, jangan sampai kamu salah pilih dalam menentukan partner hidupmu, karena jika sudah salah dan dia tidak seperti yang kamu sangkakan selama ini maka pasti menyesalmu nanti bisa jadi seumur hidup.
Kamu pun akan merasa kesulitan bertahan, pura-pura bertahan tapi sebenarnya hatimu ingin lepas darimu. Karena yang namanya pernikahan, hidup bersama, tentu tidak akan mudah berkata “pisah”, sebab masih banyak hal yang harus benar-benar dipertimbangkan.

Oleh karenanya, pilihlah yang memang benar-benar baik agamanya, yang baik hubungan dengan Allah, yang baik akhlaqnya, yang mampu bertanggung jawab atas aturan Allah.

Karena bagaimanapun dirinya, setampan dan semapan apapun kehidupannya, jika dia tidak memiliki tanggung jawab dalam menunaikan kewajibannya sebagai seorang hamba, maka bisa jadi dia pun tidak pandai menuntunmu kearah yang lebih baik.

Tak Usah Mengeluh Saat Doamu Belum Terkabul, Karena Allah Telah Siapkan Jawaban Terbaik di Waktu Paling Tepat

Doa yang kamu haturkan kepada Allah itu seperti kayuhan sepeda, dimana kamu harus terus mengayuhnya sampai di tujuan.

Lantas tidak usah kamu mengeluh saat doamu belum juga terkabul sampai detik ini, karena Allah telah siapkan jawaban terbaik di waktu yang paling tepat.


Maka dari itu, kamu harus tetap bersabar dengan doa-doa terbaikmu, kamu harus tetap bersabar dengan rangkaian permintaan yang selama ini kamu langitkan, karena Allah akan selalu mempersembahkan yang terbaik bila waktunya sudah tepat.

Lantas usahakanlah kamu tetap bersabar menanti, usahakan kamu tetap sabar menunggu jawaban terbaik Allah, sungguh Allah tidak akan pernah mengecewakanmu.

Yang harus kamu lakukan adalah ikhlas dalam waktu-waktu yang menurutmu lama, kamu harus ikhlas dengan persiapan yang tengah Allah rangkai, dan percayalah bahwa Allah tengah merangkai segala sesuatunya dengan indah.

Tidak akan pernah kamu kecewa akan jawaban Allah, tidak akan pernah kamu kecewa dengan apa yang telah kamu haturkan kepada-Nya, karena Allah telah rencnaakan semuanya dengan sangat baik.

Allah pun selalu tahu kapan kamu akan benar-benar bahagia dengan apa yang telah kamu minta, maka pastikan kamu tetap bersabar dan jangan berputus asa.


Berumah Tangga Akan Selalu Indah Jika Kedua Pasangan Saling Menerima, Bukan Menuntut Untuk Sempurna

Dalam sebuah hubungan, terlebih dalam hubungan rumah tangga yang menjadi sangat mengagumkan hidup bersama itu adalah bila keduanya tak pernah menuntut untuk sempurna,

Tapi bagaimana caranya keduanya saling berpegang tangan menutupi kekuragan masing-masing dengan kelebihan yang ada pada diri keduanya.


Karena hubungan akan terasa indah, bahkan sangatlah indah jika kedua pasangan tercipta saling menerima, bukan menuntut pasangannya menjadi sempurna.

Kebersamaan Akan Terasa Mengagumkan, Bila Antara Suami Istri Tak Pernah Mempermasalahkan Kekurangan Masing-Masing

Kebersamaan akan terasa mengangumkan, bila antara suami istri tak pernah sekalipun mempermasalahkan kekurangan masing-masing.

Kebersamaan yang dijalin akan selalu terasa indah, bila keduanya bila menyadari bahwa tak ada yang sempurna didunia ini.

Kedamaian Akan Selalu Dirasa Saat Bersama, Bila Keduanya Pandai Meredam Ego Untuk Saling Menghargai Satu Sama Lain

Kedamaian akan selalu dirasa saat bersama, bila keduanya pandai meredam ego untuk saling menghargai satu sama lain.

Karena yang menjadikan kebersamaan selalu tak baik-baik saja dan selalu terguncang oleh sebuah perselisihan, kadang bukan karena adanya masalah, tapi karena keduanya yang tak bisa saling merendahkan keegoisan diri.

Ketenangan Akan Selalu Menghiasi Kebersamaan Yang Ada, Bila Antara Suami Dan Istri Pandai Saling Memahami Tanpa Henti

Ketenangan akan selalu menghiasi kebersamaan yang ada, bila antara suami dan istri pandai saling memahami tanpa henti. Karena hidup bersama dalam pernikahan juga disebut dengan istilah ta’arruf sepanjang masa, mengapa?

Karena dalam kebersamaan yang ada kau dituntut untuk terus saling mengenal, saling memahami, dan saling menerima satu sama lain.

Cinta Yang Hadir Tidak Akan Pernah Pudar, Bila Setiap Saatnya Yang Ada Hanya Bagaimana Caranya Saling Membuka Hati Untuk Saling Menerima Dan Memberi

Cinta yang hadir tidak akan pernah pudar, bila setiap saatnya yang ada hanya bagaimana caranya kau saling membuaka hati untuk saling menerima dan saling memberi.

Artinya, saling melengkapilah kamu dengan tanpa henti, tanpa harus mempermasalahkan siapa yang lebih banyak memberi, karena dengan demikian cinta yang ada akan selalu merekah.

Kebersamaan Akan Benar-Benar Bermakna Indah, Bila Kedua Pasangan Tahu Cara Mencari Celah Untuk Tetap Merendahkan Hati Dalam Bersabar Dan Ikhlas

Karena kebersamaan akan benar-benar bermakna indah dan selalu mengangumkan, bila kedua pasangan tahu cara mencari celah untuk tetap merendahkan hati dalam bersabar dan ikhlas.

Maka, bila kau mampu berbuat demikian, disitulah kau akan sadar bahwa bahagia hidup bersama itu tidak dicipta dari kesempurnaan, tapi dicipta dari kerelaan hati untuk bisa menerima kekurangan masing-masing.

Friday, February 7, 2020

Bahagia Itu Sederhana, Cukup Jadi Apa Adanya, Bersyukur, dan Janganlah Mengeluh Atas Ujian yang Menimpa

Seringkali kita merasa tak bahagia dengan hidup yang kita miliki. Seringkali kita merasa kurang dengan apa yang sudah Allah hadirkan, dan seringkali kita merasa sangat tak terima dengan takdir Allah. Tahu sebabnya? karena kita tak pernah ikhlas dan tak sabaran menerima setiap takdir-Nya. Oleh sebab itu, jika mau hidup yang kita jalani aman dan selalu terlimpahkan kebahagiaan maka belajarlah bersabar dan ikhlas. Sungguh bahagia itu sederhana, cukup jadi apa adanya saja, bersyukur atas nikmat yang ada, dan jangan pernah mengeluh atas ujian yang sedang menimpa.


Tak Perlu Memiliki Semuanya Untuk Bahagia, Cukup Terima Dengan Ikhlas Apa yang Sudah Allah Tetapkan Menjadi Milikmu

Karena pada dasarnya bahagia itu sederhana sekali, tak perlu memiliki semuanya untuk menjadi bahagia, cukup terima dengan ikhlas apa yang sudah Allah tetapkan. Jalani setiap yang Allah hadirkan, tanpa berkata “tapi”, karena apapun itu sudah pasti Allah hadirkan sesuai dengan kebutuhan kita.

Tak Perlu Membeli Semuanya Agar Hidup Bahagia, Cukup Hiduplah Sesuai Dengan Kebutuhan Saja

Kita harus sadar, bahwa bahagia itu datangnya dari hati, bukan dari apa yang kita miliki. Lantas tak perlu membeli semuanya agar hidup bahagia, cukup hiduplah sesuai dengan kebutuhan saja. Tak usah berfoya-foya dan memenuhi setiap keinginan yang melintas, karena jika memenuhi keinginan maka sampai kapanpun kamu tidak akan pernah puas.

Tak Perlu Menjadi Orang Lain Untuk Bahagia, Cukup Syukuri Saja Apa yang Telah Allah Tetapkan Dalam Diri Kita

Hiduplah ala kadarnya saja, tak perlu menjadi orang lain untuk memperoleh bahagia, cukup syukuri saja apa yang telah Allah tetapkan dalam diri kita. Karena hidup akan menjadi sangat bahagia, jika kita tidak pernah lupa untuk bersyukur, sekalipun takdir-Nya tak sesuai dengan yang kita harapkan.

Tak Perlu Meniru Gaya Hidup Orang Lain Agar Hidup Lebih Bahagia, Cukup Nikmati Dengan Penuh Syukur Nikmat yang Ada

Kebahagiaan juga tak datang dari pernak-pernik dunia yang kita pakai, tapi dari hati yang selalu terjaga sempurna dengan kesabaran dan keikhlasan. Maka tak perlu meniru gaya hidup orang lain hanya untuk mengejar kata “bahagia”, cukup nikmati saja dengan penuh syukur nikmat yang ada, karena sebaik-baiknya hidup adalah ketika kamu tanpa pilih-pilih mensyukuri nikmat-Nya.

Tak Harus Semua Keadaan Baik-baik Saja Agar Kita Bahagia, Cukup Jalani Setiap Proses Kehidupan yang Ada Dengan Tanpa Eluhan

Dan kita pun harus tahu, tak perlu semua keadaan harus baik-baik saja agar hidup selalu bahagia, karena dalam keadaan yang buruk sekalipun kita akan tetap bahagia jika kita tahu caranya yakin kepada-Nya. Jadi, jangan banyak mengeluh, cukup jalani setiap proses kehidupan yang ada dengan penuh syukur, hingga akhirnya kita mengerti bahwa hidup itu akan selalu bahagia jika kita terus menerimanya dengan ikhlas, sabar, dan penuh syukur.

Source: humairoh.com

Thursday, February 6, 2020

Kisah Nyata Dulu jadi perebut Suami orang, Kini Suaminya direbut Orang

Fenomena merebut suami orang sepertinya masih hangat diperbincangkan oleh netizen. Sejumlah selebritis Indonesia yang dianggap sebagai perebut suami orang tak henti-hentinya menerima hujatan.

Tak mau makin banyak wanita yang tidak mengetahui ‘posisinya’ hingga berani merebut lelaki yang berstatus milik orang, banyak akun Instagram membagikan video dan kisah soal balasan yang diterima oleh wanita yang merebut suami orang.


Kali ini sebuah kisah nyata yang dialami oleh seorang perempuan mantan aktivis kemanusiaan dari Kota Malang.

Kehidupan percintaan yang rumit, membuat dirinya menikahi seorang lelaki yang sudah beristri. Namun tak disangka setelah ia berhasil berumah tangga dengan lelaki tersebut, kejadian tak terduga harus ia alami.

Netizen yang membaca kisah nyata ini pun setujubahwa karma memang ada, apapun yang kamuapun yang kamu perbuat, kamu akan menuai hasilnya.

Kisah ini dituliskan oleh Yasin bin Malenggang untuk rubrik #Spinmotion di Vemale dotcom dan menjadi viral di kalangan netizen.

Simak kisah lengkapnya berikut ini.

“Dulu Aku Merebut Suami Orang, Sekarang.. Balasan yang Sama Datang”

Oleh: Yasin Bin Malenggang dari SPINMOTION (Single Parents Indonesia in Motion)

Siapapun pernah ingin bunuh diri, setidaknya sekali dalam hidupnya. Dan itupun kualami sekitar 10 tahun yang lalu, saat aku sebagai seorang gadis di usia puncaknya berhadapan dengan orang tua yang terlalu over protective, mengatur dan di mataku hanya ingin menang sendiri dan ‘not to mention’ kepala batu. Terutama ayahku.

Dalam kegalauan karena gagalnya kisah-kisah percintaan dan perjodohanku karena campur tangan orang tuaku, aku nekat untuk mengakhiri hidup dengan caraku. Aku mendaftarkan diri menjadi relawan untuk organisasi kemanusiaan yang memiliki program khusus di daerah konflik dan rawan. Hal ini kusengaja selain sebagai bentuk protesku kepada ayah dan ibuku, juga untuk menyelesaikan hidup penuh frustasiku dengan harapan ada sebutir peluru yang mampir ke kepalaku atau sebilah parang yang bisa mengakhiri hidupkngakhiri hidupku. Sebuah pemikiran ekstrim untuk seorang gadis di usiaku yang belum mencapai 30 tahun saat itu. Namun itulah yang terjadi karena akumulasi kekecewaan sekaligus kemarahanku kepada ayah dan ibuku.

Singkat cerita aku meninggalkan orang tuaku dan keluargaku di Pulau Jawa. Selepas wisuda sarjana di bidang medis, aku mulai berpetualang dengan tim relawan dimana aku ditunjuk sebagai koordinatornya. Di daerah konflik yang aku datangi, tugas kami hanyalah berkisar di antara masalah kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan hal-hal lain yang bersifat sosial dan kemanusiaan.

Untuk memperlancar komunikasi dan mencairkan interaksi dengan penduduk asli, kami dipandu oleh seorang pemuda lokal yang di mata masyarakat sesama sukunya, adalah pemuda yang disegani dan cukup terpandang bukan saja karena garis keturunannya yang berasal dari seorang ‘panglima perang’ sukunya, namun juga karena kecerdasannya yang didapatkan saat menjadi aktivis di beberapa organisasi lokal kedaerahan yang diikutinya. Di mataku dia sangat berbeda dengan mitos yang ada serta anggapanku sebelumnya tentang sifat dan karakter dari penduduk lokal, karena selain cerdas, dia juga sangat perhatian, lemah lembut dan sangat melindungi kami, khususnya anggota tim yang perempuan.

Hingga tak sadar muncul simpati dari hatiku yang notabene juga sedang mencari tambatan atas segala kekecewaan yang telah membuatku berada di ambang frustasi. Kami mulai saling memiliki ketertarikan dan kemudian ‘jatuh hati’. Namun sayang seribu sayang, dia akhirnya mengakui bahwa dirinya telah memiliki pasangan dan dengan pasangannya dia telah memiliki seorang anak laki-laki.

Aku kaget, kecewa, patah hati dan kemudian berusaha untuk menjauh. Aku tak mau menjadi ‘benalu’ bagi dirinya dan pasangannya. Bahkan demi menjaga agar tak terjadi kesalahpahaman, akupun menemui perempuan yang menjadi pasangannya dan berbicara dari hati ke hati. Kami sepakat untuk saling menghormati dan saling menjaga perasaan masing-masing sebagai perempuan yang terlanjur sama-sama menyayangi laki-laki yang sama. Tepatnya aku mengalah.

Tapi yang terjadi selanjutnya adalah sesuatu yang biasa terjadi pada sebuah cinta segitiga. Singkatnya seluruh faktor yang melingkupi hubungan kami pada waktu itu justru semakin mendekatkan kami, terutama dia yang ternyata tak mau kehilangan aku. Hingga pada satu moment akhirnya terjadilah apa yang harus terjadi, si perempuan pasangannya meninggalkan dirinya dan anak laki-lakinya karena pertikaian terus terjadi pada mereka berdua.

Dengan sumpah serapahnya, perempuan yang merupakan pasangan dari laki-laki itu menimpakan kesalahan pada diriku. Aku dianggap sebagai biang keladi retaknya hubungan cinta mereka, ayah kandung anak laki-lakinya.

Akupun merasa bersalah, mencoba melarikan diri darinya. Namun dalam pelarian dan persembunyianku darinya, justru kondisi ragaku tak mampu mendukung niatku. Akupun jatuh sakit dan dialah yang merawatku setelah dengan berbagai cara bisa menemukanku. Dan dalam kegalauan terpuncak yang bisa dirasakan oleh seorang perempuan, akhirnya aku meminta dia untuk ‘menikahiku atau meninggalkanku’, dan tentu saja dia menikahiku walau harus memeluk agama keyakinanku sebagai sarat mutlaknya.

Kami menikah, tanpa restu dan kehadiran kedua orang tuaku (yang memang tak kuinginkan terjadi, karena aku tahu pasti mereka akan menolak mentah-mentah ‘kegilaanku’ ini). Kami segera dikaruniai anak perempuan yang lucu, dan rumah tangga kamipun sempat berjalan selama hampir 7 tahun lamanya, saat akhirnya kusadari bahwa ‘pemberontakan’ terbesarku, upaya ‘mengakhiri hidupku’ justru mengarahkanku pada jalan berliku yang menuntunku pada satu hal.

Kemarahanku kepada orang tuaku sekian tahun lalu, nyatanya berbalik memukulku dengan sangat keras dan nyata. Di akhir tahun ke 7 pernikahanku dengannya, kami bercerai. Dan alasan perceraian kami, tidak kurang dan tidak lebih sama dengan kisah yang mengawali seluruh kisah percintaan kami, yakni: cinta segitiga.

Ya, aku yang pernah menjadi ‘orang ketiga’ untuk hubungan cinta antara dua anak manusia akhirnya harus memainkan peran yang berbeda dalam sebuah cinta segitia. Dan sekali lagi, seolah semua perjalanan dalam sepenggal hidupku ini telah menunjukkan bahwa; murkaku kepada orang tuaku di masa gadisku dulu, kini akhirnya berbalik dengan keras meninjuku. Telak.

“What goes around, comes around…”

Kini, 10 tahun sejak pertemuanku dengan dia, aku tinggal dengan anak perempuanku, kembali ke Pulau Jawa dan menekuni kembali perjalanan hidupku. Aku bukan sebagai gadis muda yang mencari mati seperti dulu, namun menjadi ibu dan single parent yang berusaha untuk tetap hidup dan menjalani kehidupan bagi anak perempuanku.

Karena kenyataannya, sampai hari ini, anak perempuanku yang belum berusia 4 tahunpun, belum pernah sama sekali pun bertemu dan melihat ayah kandungnya. Pemuda kekar yang melindungiku dan menjauhkanku dari berbagai macam peluru dan parang yang saat itu justru kunanti dan kucari sebagai cara untuk mengakhiri hidupku. Dan ini semua mungkin juga karena doa dari ayah ibuku yang kinipun telah tiada.

Sumber:tribunnews.com




Segalak Apapun Kakak Perempuan Dalam Hatinya Pasti Punya Cita-Cita Bahagiakan Adik-Adiknya

Punya kakak perempuan cerewet dan agak galak? Jangan buru-buru bilang gak suka deh kalau kamu punya kakak yang demikian. Karena walau bagaimanapun di dalam hatinya mereka memiliki cinta-cita untuk membahagiakan kamu.

Kalau dilihat dari ‘tingkat kecerewetan atau kegalakannya’ memang gak mungkin sih kalau kakakmu bakalan mikirin kamu, apalagi kalau sudah sering larang kamu jalan.


Asalkan kaamu tau sebenarnya dibalik sikapnya yang sedikit tidak menyenagkan itu sebenarnya mereka memiliki cinta dan cita-cita besar untukmu, yakni membahagiakanmu dengan caranya tanpa perlu kamu tau.

Kadang Mereka Sengaja Menjadi Cerewet Dan Galak Karena Ingin Menutupi Rasa Perhatiannya Kepada Sang Adik

Bukan tidak mungkin bahwa kakak perempuanmu itu sengaja menjadi sedikit cerewet dan galak pada kamu, karena ingin menutupi kepedulian dan cintanya padamu. Mereka mungkin terlalu gensi untuk menunjukkan bahwa mereka sangat peduli dan khawatir padamu. Karena aslinya kalau diluar sana mereka bukan pribadi yang galak dan cerewet.

Walau Bagaimana pun Lewat Sikap Mereka Yang Galak Dan Cerewet Itu  Mereka Ingin Mengajarkan Adiknya Agar Menghormati Yang Lebih Tua

Tetap ada nilai postif yang bisa kamu ambil dari sikap kakamu yang cerewet dan agak sedikit galak itu. Saat itu sebenarnya kakamu sedang mengajarkanmu agar kamu punya rasa hormat yang tingga pada orang yang lebih tua darimu meskipun masih termasuk keluargamu sendiri.

Kalaupun Mereka Cerewet Dan Galak, Untuk Sekalipun Mereka Tidak Pernah Memberikan Contoh Atau Berperilaku Buruk Dihadapan Adiknya

Pernah kamu memperhatikan kakakmu yang suka marah itu? Ada satu hal yang mungkin kamu lewatkan, yakni dia tidak pernah memberikan contoh yang buruk untukmu, dia tidak pernah berperilaku buruh dihadapanmu.

Selalu saja dia mengusahakan terlihat baik dan sopan. Bukan berwajah dua, saat itu dia ingin kamu melihat langsung dan belajar agar tidak menjadi buruk dihadapan siapapun.

Bahkan Bisa Dikatakan Semakin Tinggi Tingkat Kecerewetan Mereka Maka Semakin Tinggi Pula Rasa Cinta Mereka Pada Sang Adik

Boleh jadi sebenarnya semakin tinggi tingkat kecerewetan mereka maka semakin tinggi pula cinta kasih dan kepedulian kakakmu padamu. Dia melarang itu ini karena dia takut ada yang buruk terjadi padamu. Dia sebenarnya ingin menjagamu hanya saja tidak punya ruang dan waktu yang panjang untuk selalu memperhatikanmu.

Mereka Juga Tidak Pernah Hanya Memikirkan Kebahagiaan Mereka Sendiri, Pasti Selalu Ingat Adik-Adiknya

Sekalipun kakakmu memang benar galak mereka masih memiliki nurani dan naluri sebagai seorang kakak, jadi tidak mungkin jika mereka hanya memikirkan dirinya sendiri, pasti mereka juga memikirkan kebahagianmu namun tidak mereka beritahukan padamu. Karena bagi mereka membahagiakanmu itu lebih penting dari pada memberitahukan keinginan mereka.




Tenanglah, Dunia Pasti Berputar dan Bisa Jadi Orang Yang Menyakitimu Akan Mendapatkan Hal Yang Sama Nanti

Jangan pernah kamu merasa khawatir atau bersedih karena rasa sakit yang menderu, sebab dia yang menyakiti telah Allah sediakan balasan yang setimpal, ingatlah Allah tidak pernah tidur menyaksikan apa yang tengah kamu alami.

Pembalasan Allah Pasti Datang Kepadanya, Entah Itu Dengan Sama Persis Atau Bahkan Lebih


Ketika seseorang berlaku buruk, aniaya, dan berbuat tidak adil kepadamu, selalu ingatlah pembalasan Allah itu nyata, karena bersamaan dengan itu pula Allah telah siapkan balasan yang pantas kepadanya. Lantas untukmu yang menahan sabar, jangan khawatir tidak mendapat apa-apa, karena pasti Allah sediakan ganjaran kebaikan yang nyata kepadamu.

Siapa Yang Berbuat Buruk Maka Ia Akan Menerima Balasan Yang Setimpal

Siapa yang berbuat baik, selalu sabar dan selalu ikhlas misalnya, maka Allah akan memberinya balasan baik sesuai dengan kebaikan yang telah dilakukannya.

Sebaliknya, siapapun yang berbuat buruk maka ia akan menerima balasan yang setimpal sesuai keburukan yang diperbuatnya.

Maka Pastikan Kamu Tidak Khawatir Apapun, Karena Hukum Allah Itu Pasti

Yakinlah, jerit hatimu telah Allah dengar dengan sempurna, resah hatimu juga telah Allah lihat dengan adil, dan pastinya Allah telah siapkan kebaikan untukmu.

Maka pastikan kamu tidak pernah khawatirkan apapun tentang semua sakit yang kamu rasa.
Karena hukum Allah adalah pasti, janji Allah juga tidak mungkin teringkari, sebab Allah adalah dzat yang maha menepati janji.

Cukup Kamu Tahu Saja Bahwa Allah Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik

Cukup kamu tahu saja bahwa Allah selalu saja mempersembahkan yang terbaik bagi hambanya yang teraniaya. Untuk itu selalu kendalikan hatimu dengan baik, karena bagaimanapun ia yang menyakiti adalah orang yang juga akan tersakiti suatu saat nanti.

Oleh karenanya, perangi rasa sakitmu, jangan sampai rasa sakit itu merubahmu menjadi pribadi yang suka mendendam, sebab jika demikian maka artinya kamu tidak ada bedanya dengan ia yang telah menyakitimu.

Berhentilah Bersedih, Sungguh Allah Telah Sediakan Kebaikan Atas Rasa Sakitmu

Satu hal yang harus kamu ingat ketika hatimu seakan lagi tak mampu bertahan dengan rasa sabar, bahwasannya ia yang saat ini merasa bangga dengan perbuatan buruknya, maka pasti dilain kesempatan akan merasakan hal yang sama dengan apa yang kamu rasakan kini.

Oleh karena itu berhentilah kamu bersedih dan bangkitlah dari lelah hati yang selama ini membuatmu seakan merapuh, karena sungguh Allah telah sediakan kebaikan atas rasa sakit yang kamu rasakan.

Suami Pelit dan Suka Sembunyikan Gajinya dari Sang Istri Gimana Hukumnya? Simak Penjelasannya berikut ini

Dengarkan wahai para suami..

Salah satu kewajiban suami terhadap istri yang paling utama adalah menafkahi istri. Namun bagaimana jika suami justru pelit atau suka sembunyikan gaji dari istri? Bagaimana hukumnya dalam Islam? Perhatikan berikut nasihat dari Ustadz Somad berserta dalilnya

Dalam Islam, sebuah pernikahan bertujuan untuk membangun rumah tangga dan keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Dalam menjalani bahtera rumah tangga, baik suami maupun istri sama-sama mempunyai hak dan kewajiban masing-masing,


Ustadz Abd. Somad, LC. menjelaskan hal ini dalam salah video ceramahnya yang diunggah di Youtube. Dalam video tersebut terlihat Ustadz Abd. Somad membacakan pertanyaan dari salah satu jamaahnya. “Apa hukumnya suami yang menyembunyikan uang gajinya, kadang memberi isteri hanya sedikit padahal gajinya besar?”

Mengawali jawabannya Ustadz Abd. Somad menjelaskan bahwa isteri memiliki 5 hak terhadap suami, yakni makan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan perhatian. Jika 5 hak tersebut ada yang kurang, maka suami akan dituntut di hadapan Allah SWT, ujar Ustadz Abd. Somad.

Ustadz Abd. Somad juga menjelaskan sebuah dalil yang membolehkan seorang isteri mengambil uang suaminya. Sebagaimana diceritakan oleh Ustadz Abd. Somad riwayat Hindun binti ‘Utbah’ mengadukan suaminya Abu Sufyan. Bahwa suatu hari Nabi Muhammad SAW saat sedang duduk di Bukit Shafa lalu datang Hindun dan ia bertanya kepada Nabi Muhammad SAW.

“Wahai Rasulullah, Abu Sufyan itu seorang yang bakhil (pelit), dia tidak memberikan kecukupan padaku dan anakku kecuali apa yang kuambil dari hartanya dengan diam-diam”. Rasulullah pun menasihatkan padanya, “Ambillah apa yang bisa mencukupimu dan anakmu”.

Namun hukum bagi seorang isteri boleh mengambil uang suami hanya dibolehkan jika uang pemberian dari suami dianggap kurang untuk kebutuhan rumah tangga, kalau sudah cukup tidak boleh mengambil lagi, demikian Ustadz Abd. Somad menjelaskan.

Ustadz Abd. Somad pun mencontohkan, misalnya kebutuhan rumah tangga dalam sebulan 3 juta, namun oleh suami hanya memberi 1 juta kepada isteri, maka istri dibolehkan mengambil 2 juta lagi uang suami.

Dalil Dalil Kewajiban Suami Terhadap Istrinya:

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda:

فاتقوا الله في النساء فإنكم أخذتموهن بأمان الله، واستحللتم فروجهن بكلمة الل

Artinya: “Bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan wanita. Sesungguhnya kalian telah mengambil mereka dengan amanat dari Allah dan menghalalkan mereka dengan kalimat Allah.” (HR. Muslim).

Allah berfirman:

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

Artinya: Kewajiban ayah memberi makan dan pakaian (nafkah) kepada para istri dengan cara ma’ruf. (QS. Al-Baqarah: 232).

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا

Artinya: Sesungguhnya Kami telah muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (QS. Al-Isra’: 70).

Memberi nafkah kepada istri bukan hanya kewajiban tapi juga menjadi jalan untuk kelapangan rejeki seseorang.

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

Artinya: Allah SWT berfirman: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath-Talak: 7)

Wednesday, February 5, 2020

Jangan Rapuh, Wanita Harus Tangguh, Karena Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkanmu

Sebanyak apapun ujian hidup yang datang, jangan pernah kita menyerah dan lemah menghadapinya, karena Allah selalu ada untuk membantumu. Jangan pernah kamu merapuh, kamu harus tangguh menghadapi yang terjadi, karena Allah tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian.

Allah selalu sayang kepadamu, sebab itulah mengapa Dia menempatkanmu pada keadaan yang tidak mudah. Tapi tetap yakinlah, bahwa dibalik keaadan yang sulit itu tersimpan kebaikan hidup yang luar biasa.


Sebarat Apapun Hidupmu, Jangan Pernah Lupa Bahwa Kamu Punya Allah yang Maha Agung

Kamu harus tetap memiliki keyakinan yang luar biasa kepada kebaikan Allah, walau berat ujian yang datang menimpa hidupmu.

intinya, seberat apapun hidupmu, setidak mudah apapun jalan yang harus kamu jalani dalam hidupmu, jangan pernah lupa bahwa kamu punya Allah yang maha agung.

Sesulit Apapun Masalah yang Tengah Membelitmu, Jangan Pernah Lupa Bahwa Allah Punya Jawaban Dari Setiap Masalahmu

Kamu harus mampu mengkondisikan hatimu untuk selalu yakin kepada Allah, agar sesulit apapun masalah yang tengah membelitmu maka kamu tidak pernah lupa bahwa Allah punya jawab dari setiap masalah yang tengah menghadangmu.

Sebesar Apapun Cobaan yang Datang, Jangan Pernah Takut Karena Allah Selalu Bersamamu Tiada Henti

Sebesar apapun cobaan yang datang, jangan pernah kamu takut dan getir tidak dapat melewatinya, karena Allah selalu bersamamu tiada henti.

Allah tidak akan pernah memberimu ujian lalu meninggalkanmu begitu saja, tidak! Allah tidaklah setega itu, tapi pasti Allah pun akan ada didekatmu untuk memberimu pertolongan.

Serumit Apapun Keadaan yang Tengah Kamu Alami, Jangan Pernah Mengeluh Karena Ada Allah yang Maha Memudahkan

Kamu harus kuat, serumit apapun keadaan yang tengah kamu alami, jangan pernah kamu mengeluh dan menggerutu, krena ada Allah yang maha memudahkan.

Percaya saja sama Allah dengan tanpa ragu sedikitpun, karena semakin kamu percaya kepada ketentuan-Nya maka akan semakin nampak jalan kemudahan di matamu.

Kamu Harus Mampu Menenangkan Hatimu, Dengan Terus Berkata “Aku Punya Allah yang Maha Segalanya”

Oleh sebab itu, kamu harus mampu menenangkan hatimu, kamu harus mampu mengendalikan emosimu, kamu harus mampu menundukkan hatimu dengan rasa yakin, dengan terus berkata “aku punya Allah yang maha segalanya”.

Sungguh setiap kali kamu merasa bahwa Allah ada bersamamu, maka saat itu mula kamu akan merasa tenang sebab kebaikan-Nya seketika pula akan merasuk dalam jiawamu.