Punya pasangan yang cuek itu terkadang memang membuat hati kita merasa kesal. Apalagi ketika sudah berumah tangga namun pasangan kita tetap cuek, sedangkan sebagai istri pasti menginginkan suami yang hangat, penuh kasih sayang, perhatian dan romantis.

Mungkin sebagai istri selalu bertanya-tanya, kenapa laki-laki ini cuek? atau apa yang salah sehingga dia cuek? Bahkan beranggapan bahwa kitalah yang salah sehingga menyebabkan dia cuek.

Tapi yang harus kita kehatui bahwa setiap orang itu memiliki sifat, kepribadian dan karakter yang berbeda-beda, meski pasanganmu bukan berarti ia tidak menyayangimu.

Ada beberapa cara untuk tetap menjaga hubungan agar langgeng meski pasangan kita cuek dan pendiam.

1. Ungkapkan Kebutuhan

Jika kamu suka memberi kode, suka memberi sinyal kepada pasangan lebih baik jangan lakukan karena hal tersebut tidak akan membuat pasangan anda peka apalagi jika ia cuek.

Jika pasanganmu cuek maka jadilah istri yang terbuka tentang segala kebutuhan anda, ungkapkan agar tidak membuatmu bosan hidup bersama seseorang yang acuh. Apapun itu katakan tak perlu ada yang disembunyikan.

2. Ketahui Apa yang Ia Suka

Sebagai istri tentu harus mengetahui kesukaan sang suami. Hal ini jadikan kesempatakan untuk menjadikannya sebagai aktivitas yang menyenangkan, sehingga membuatmu semakin dekat dengannya.

3. Tanyakan Hal yang Tidak Kamu Mengerti Tentangnya

Cuek itu sudah bawaan, maka tugasmu sebagai istri harus lebih terampil dalam mencari tahu dan menjadi penanya yang baik bagi pasanganmu. Dia cuek mungkin hanya karena ia tidak tahu bagaimana caranya mengungkapkan apa yang ia rasakan. Mungkin ia kesulitan sehingga anda perlu menjadi pembuka dan bertanya apa yang sebenarnya ia pikirkan.

4. Pintar Berkompromi

Punya pasangan yang cuek itu memang suka bikin gereget, bahkan meskipun sudah menjadi pasangan suami-istri tetap merasa tidak dipedulikan. Akan tetapi kita harus tahu bahwa kita tidak bisa menuntut seseorang harus sesuai dengan keinginan kita.

Kita harus memahami bahwa bisa jadi ada sifat yang tidak suami suka, jika kita sudah berbicara tentang keinginan kita maka saatnya kita harus berkompromi. Berusahalah untuk membangun rumah tangga yang baik dan sehat meski berbeda karakter dan kepribadian.