Untukmu para wanita yang menginginkan laki-laki yang baik, bertanggung jawab, baik agamanya, dan memiliki pekerjaan keren itu sah-sah saja, tapi jangan pernah gelap mata mengincar milik orang lain.

Maka mintalah sama Allah jika benar kamu menginginkan sosok pendamping yang baik, jangan curang merebut milik orang yang menurutmu sudah seperti kriteriamu.

Karena Laki-laki Yang Baik Bukan Hanya Satu di Dunia Ini, Maka Jangan Tega Hati Merusak Hubungan Yang Sudah Baik

Jangan sampai tega hati merusak hubungan yang sudah baik, ingatkan dirirmu dengan baik jangan sampai merusak rumah tangga yang sudah tertata dengan baik, karena laki-laki yang baik bukan hanya satu di dunia ini.

Hargai Kehormatanmu Sebagai Seorang Wanita, Jangan Menggoda Suami Orang Lain

Jangan menggoda suami orang lain, hargailah kehormatanmu sebagai seorang wanita. Jangan berusaha menggoyahkan pernikahan yang selama ini sudah dijaga dengan baik oleh pemilikya.
Apalagi jika wanita yang hendak kamu rampas kebahagiaannya sudah memiliki anak, maka harusnya memiliki belas kasih kepada anak-anaknya.

Carilah Laki-laki Baik Yang Belum Menyandang Status “Suami” Bagi Wanita Lain, Jangan Menjadi Wanita Penggoda

Carilah laki-laki yang baik, yang baik agamanya, yang akhlaqnya juga baik, yang tanggung jawabnya juga bisa dilihat, tapi carilah yang belum menyandang status “suami” bagi wanita lain. Intinya jangan menjadi wanita gampangan dengan cara menggoda.

Jangan Mengharapkan Cinta Dari Laki-laki yang Sudah Memiliki Cinta Terhadap Istrinya, Karena Itu Hanya Akan Membuatmu Hina

Jangan mengambil hak wanita lain, karena itu hanya akan membuatmu hina selamanya. Kamu tidak boleh mengharapkan cinta dari laki-laki yang sudah memiliki cinta terhadap istrinya.

Kamu Harus Mampu Bijak Meski Benar Dia Yang Kamu Butuhkan, Jangan Asal Iya-iya Saja Saat Ada Suami Orang Lain Menggodamu

Jangan sampai kamu asal iya-iya saja, ketika benar laki-lakinya yang memulai duluan menggodamu, meski benar dia adalah seperti sosok yang selama ini kamu butuhkan, tapi lihatlah dulu bagaimana keluarganya, kamu harus mampu bijaksana mengendalikan rasa.