Monday, November 11, 2019

Diselingkuhin Sama Pasangan? Jangan Sedih, Justru Kamu Malah Menang Banyak! Ini Hasil Penelitiannya

Loading...

Loading...
Kisah viral Layangan Putus membuat banyak orang menyadari bahwa perselingkuhan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Bahkan, pada hubungan yang terlihat baik-baik saja. Saat perselingkuhan terjadi, tak banyak pasangan yang memilih bertahan dan memperbaiki hubungan. Lazimnya, salah satu pihak akan memilih untuk berpisah.

Memang tak mudah membangun lagi hubungan yang telah dinodai perselingkuhan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Untuk usaha bertahan dalam hubungan setelah perilaku tak setia, kita bisa belajar dari selebritas Beyonce dan Jay-Z


Meskipun demikian, dengan alasan anak dan keutuhan keluarga, Queen B tetap berkukuh mempertahankan rumah tangga mereka. Baik Bey maupun Jay-Z menyebut musik menjadi pelarian sekaligus terapi dalam menghadapi kemelut rumah tangga mereka.

Mungkin, bagi kebanyakan orang, alasan Bey amat naif dan klise. Namun, sebuah penelitian terbaru membuktikan bahwa dalam jangka panjang, perempuan yang diselingkuhi lebih ‘menang banyak’. Dalam artian, mereka jadi pihak yang mendapat manfaat lebih banyak dari perselingkuhan yang terjadi.

Mengutip Merahputih, Peneliti dari Universitas Binghamton di New York dan University College London melakukan sebuah survei daring secara anonim. Subjek yang disurvei mencakup 5.000 responden. Hasil survei yang dipublikasikan pada The Oxford Handbook of Women and Competition itu menyebut perempuan yang diselingkuhi pasangan akan menjalani periode kemarahan dan duka. Namun, bagian terbaiknya, perselingkuhan akan membuat mereka lebih bijak.

Penulis utama laporan tersebut, Craig Morris, ialah seorang antropolog biokultur juga seorang evolutionist. Ia mengungkapkan bahwa perempuan yang berhasil melalui perselingkuhan akan punya indra pencari pasangan yang lebih peka. Mereka akan lebih bisa mendeteksi adanya kualitas buruk pada diri calon pasangan.

Penelitian itu menjelaskan bahwa kehilangan pasangan dalam ‘persaingan sesama jenisnya’ memotivasi perempuan untuk menghindari skenario yang sama di masa depan. Hal itu juga memicu perkembangan kepribadian yang pesat.

Dengan kata lain, diselingkuhi pria mengajarkan kepada perempuan bahwa tak ada satu pun lelaki yang bisa membuatnya merasa rendah diri. Hal itu membuat perempuan bisa menyingkirkan pria tak setia di masa depan. Sebagai hasilnya, mereka akan merasa lebih bahagia dan lebih berdaya.

Jadi bisa dikatakan keputusan untuk bertahan setelah perselingkuhan bukanlah sebuah kekalahan, melainkan sebuah kemenangan dalam jangka panjang. Lagi pula, seperti kata Beyonce, girls run the world.