Thursday, October 31, 2019

Ternyata Menikahi Janda Itu Bisa Mendatangkan Rejeki Berlimpah Loh! Berikut Penjelasannya

Loading...

Loading...
MENIKAH merupakan bagian untuk melangkah dan proses mencapai tujuan hidup yang lebih utama. Islam menganjurkan umatnya untuk menikah dan juga berkeluarga.

Hal ini bertujuan agar manusia lebih memiliki ketentraman, kebahagiaan, dan juga memperkuat satu sama lain menuju jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.


Pernikahan merupakan sunah nabi yang sangat dianjurkan pelaksanaannya bagi umat Islam. Semasa hidup Rasullulah telah menikahi 13 wanita dan sebagian besar istri rasul adalah seorang janda, hanya Aisyah RA yang merupakan seorang gadis.

Rasullulah memang memilih menikahi janda untuk tujuan dakwah dan memuliakan mereka. Menurut islam menikah dengan janda juga mempunya keutamaan di antaranya:

1. Menikahi Janda Adalah Anugrah

Memilih menikahi janda bisa dikategorikan tindakan yang akan membawa berkah dan juga anugerah bagi kita. Apalagi kalau niatnya karena Allah untuk melindungi janda tersebut dari fitnah atau hal buruk lainnya yang mungkin bisa terjadi.

Dari Abu Hurairah, berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Orang yang berusaha menghidupi para janda dan orang-orang miskin laksana orang yang berjuang di jalan Allah. Dia juga laksana orang yang berpuasa di siang hari dan menegakkan shalat di malam hari." (HR. Bukhari no. 5353 dan Muslim no. 2982)

2. Menikahi Janda Bisa Mendatangkan Rejeki

Menikahi seorang janda dengan niat yang baik karena ingin mengangkat derajatnya agar tidak diremehkan orang lain termasuk perilaku yang terpuji. Insya Allah akan mengganti dengan banyak kebaikan tanpa terkecuali diberikan rejeki yang cukup.

“Nikahilah wanita, karena akan mendatangkan harta bagi kalian”. (HR. Hakim 2679 dan dinilai ad-Dzahabi sesuai syarat Bukhari dan Muslim).

3. Menikahi Janda yang mempunyai anak sama halnya dengan menyantuni anak yatim

Kita tahu bersama bahwa anak yatim adalah anak yang ditinggal mati ayahnya. Anak seperti inilah yang dikatakan yatim dan punya keutamaan untuk ditolong karena penanggung nafkahnya sudah tiada.

Jika ada yang menikahi janda karena ingin menolong anaknya, maka ia akan dapat keutamaan besar menyantuni anak yatim.

Dari Sahl ibnu Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, "Kedudukanku dan orang yang menanggung anak yatim di surga bagaikan ini." [Beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya, namun beliau regangkan antara keduanya]. (HR. Bukhari no. 5304).